BerandaNasionalTakbir di Tengah Samudra:...

Takbir di Tengah Samudra: Kisah Haru Pelaut Pertamina Menjaga Energi di Hari Raya

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Saat gema takbir menggema di penjuru negeri dan keluarga saling berpelukan dalam hangatnya Idulfitri, ada kisah lain yang mengalun dari tengah samudra sunyi, namun sarat makna pengabdian.

Ratusan pelaut Pertamina Patra Niaga tetap berdiri teguh di garis depan, memastikan distribusi energi nasional tidak terhenti. Di antara mereka, Captain Arendra menjalani Idulfitri untuk ketiga kalinya di atas kapal, jauh dari pelukan istri dan anak.

“Kalau sudah takbir berkumandang, itu yang paling terasa. Biasanya berkumpul bersama keluarga, sekarang hanya lewat video call,” tuturnya lirih. Namun, bagi Arendra, pengorbanan itu adalah bagian dari tanggung jawab besar menjaga energi tetap mengalir ke seluruh pelosok negeri.

Baca Juga :   Pemerintah Luncurkan Logo “Imlek Nasional 2026: Harmoni Imlek Nusantara”

Hal serupa dirasakan Captain Basuki. Baginya, Idulfitri di tengah laut bukan sekadar tentang merayakan hari kemenangan, melainkan tentang menjalankan amanah untuk masyarakat luas. “Kami di kapal sudah seperti keluarga kedua. Saling menguatkan di tengah rindu,” ujarnya.

Di atas geladak kapal, suasana Idulfitri tetap hidup dengan cara yang sederhana namun penuh makna. Salat Id berjamaah, hidangan ala kadarnya, serta momen saling bermaafan menjadi perekat kebersamaan di tengah keterbatasan.

Di balik kehangatan itu, tersimpan kerinduan yang tak terucap. Namun para pelaut memilih meneguhkan hati, menempatkan tugas di atas segalanya. Mereka adalah penjaga sunyi yang memastikan energi tetap tersedia, bahkan saat seluruh negeri tengah merayakan.

Baca Juga :   Laporan Royalti LMKN Dipertanyakan, GARPUTALA: Jangan Klaim Kerja yang Bukan Kewenangannya

Peran mereka menjadi semakin krusial di periode Ramadan dan Idulfitri, saat kebutuhan energi meningkat signifikan. Melalui jalur laut, distribusi energi menjangkau wilayah-wilayah yang bergantung pada akses maritim dari kota besar hingga pelosok terpencil.

Sebanyak lebih dari 345 armada kapal disiagakan penuh, menjadikan para pelaut sebagai garda terdepan dalam rantai pasok energi nasional. Tanpa mereka, denyut kehidupan masyarakat bisa terhambat.

Kisah para pelaut ini menjadi pengingat: di balik kenyamanan kita merayakan hari kemenangan, ada mereka yang memilih tetap bertugas. Dengan dedikasi, profesionalisme, dan semangat pengabdian, para pelaut Pertamina Patra Niaga memastikan energi terus mengalir tanpa jeda, tanpa lelah.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img