BerandaEntertainmentEcky Lamoh, Vokalis Rock...

Ecky Lamoh, Vokalis Rock Legendaris Edane & Elpamas, Meninggal Dunia di Usia 64 Tahun

YOGYAKARTA,TERMINALNEWS.ID -| Dunia musik Tanah Air kembali berduka. Penyanyi rock senior Ecky Lamoh, atau akrab disapa Eki Lamoh, meninggal dunia pada Minggu, 30 November 2025 pukul 02.15 WIB di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Eki wafat pada usia 64 tahun.

Eki Lamoh, bernama lahir Alexander Theodore (Jakarta, 13 Juli 1961), dikenal sebagai vokalis berkarisma yang pernah mengisi dua grup rock besar Indonesia: Edane dan Elpamas. Kariernya yang panjang menjadikannya salah satu figur penting dalam perkembangan musik rock dan hard rock Indonesia.

Akar Musik dari Keluarga

Bakat menyanyi Eki pertama kali terlihat oleh sang nenek, Tora Fischer, yang mendorongnya mempelajari musik klasik. Meski keluarga awalnya akrab dengan musik Hawaiian, Jazz, dan Blues, Eki muda justru tertarik pada Blues, Hard Rock, dan Rock & Roll, dipengaruhi band-band Inggris seperti Deep Purple dan Led Zeppelin.

Baca Juga :   Viral Lewat “Dawai”, Fadhilah Intan Hadir Lagi di Air Mata di Ujung Sajadah 2 Lewat Lagu “Pura-Pura Bahagia”

Dunia Perfilman & Teater

Sebelum dikenal sebagai rocker, Eki sudah terjun ke dunia seni peran. Di usia 12 tahun, ia bermain dalam film “Pencopet” bersama Sophan Sophiaan dan Widyawati, memerankan tokoh Kadir kecil. Eki kemudian aktif di Teater September (1980–1983), bersama sejumlah artis besar seperti Wolly Sutinah (Mak Wok), Jaja Miharja, dan Aminah Cendrakasih.

Perjalanan Musik: Dari Elpamas hingga EDANE

Perjalanan musik rock Eki dimulai sejak remaja, hingga akhirnya ia membentuk beberapa band dan bergabung dengan Elpamas pada 1986–1988. Tahun 1988 menjadi tonggak penting ketika ia terlibat dalam proyek musik yang melahirkan band EDANE, bersama gitaris virtuoso Eet Sjahranie.

Album pertama EDANE, yang memuat lagu “Ikuti” dan “The Beast”, menjadikan grup ini pelopor hard rock modern di Indonesia. Meski hanya bertahan satu album bersama Edane, peran Eki dianggap sangat berpengaruh dalam warna vokal early-era EDANE.

Baca Juga :   Dewi Lin, Pengusaha Muda yang Aktif Sosial Sejak Remaja dan Peduli Lingkungan

biodata dan agama ecky lamoh mantan vokalis edane yang curi perhatian di konser ahmad dhani I168QlPt6D

Karya Lain & Kiprah Bersama Musisi Besar

Pada 1993, Eki bergabung dalam proyek musik Forum bersama deretan musisi papan atas seperti Tantowi Yahya, Erwin Gutawa, Vina Panduwinata, Addie MS, Ahmad Albar, dan KLa Project.

Ia kembali bersama Elpamas pada 1994 dan merilis album “BOSS (Rock and Roll)”. Album ini juga memuat lagu “Melancholy Blues”, yang tercatat sebagai salah satu lagu blues berbahasa Inggris pertama yang masuk data resmi Yayasan Karya Cipta Indonesia (YKCI).

Warisan Seorang Rocker

Dengan suara khas, dedikasi panjang, serta kontribusi di musik dan seni peran, Ecky Lamoh meninggalkan jejak besar bagi industri hiburan Indonesia. Para penggemar, rekan musisi, dan pelaku industri musik mengenangnya sebagai sosok berbakat, disiplin, dan penuh semangat rock yang autentik.

Baca Juga :   Marcell Siahaan: “Royalti Musik Harus Dikelola Terstruktur, Bukan Direct License”

Selamat jalan, Eki Lamoh. Musikmu akan terus hidup.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -