SERANG, TERMINALNEWS.ID – Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengajak seluruh insan pers untuk melakukan introspeksi diri ketika pers tidak lagi menjadi pejuang bagi masyarakat.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi “alarm” bahwa media bisa ditinggalkan publik jika tidak mampu mempertahankan kepercayaan.
“Itu alarm. Pers bakal ditinggal masyarakat. Ini saat yang tepat bagi pers untuk survive di tengah tantangan dan distorsi media,” ujar Akhmad Munir saat jamuan makan malam di Gedung Negara Provinsi Banten, Sabtu malam (29/11/2025).
Munir menegaskan bahwa pers memiliki peran penting sebagai pembeda antara media profesional dan informasi tak kredibel yang banyak beredar di media sosial.
Pers, katanya, harus menjadi penjaga nilai kebenaran dan kejujuran di tengah derasnya misinformasi dan disinformasi.
“Pers harus kembali ke khitahnya, mengabdi kepada masyarakat, menemukan keadilan dan kebenaran. Begitu mulianya pers saat menjaga marwah dan martabatnya. Karena itu, wartawan dan pemilik media perlu merefleksikan kembali perjalanan pers kita,” tegasnya.
Pada Minggu (30/11/2025), PWI Pusat akan menggelar kickoff Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Alun-Alun Kota Serang, Banten. Munir mengatakan, kegiatan ini menjadi langkah awal menuju tekad membangun pers yang sehat sekaligus mendekatkan insan pers dengan masyarakat Banten, khususnya di Kota Serang.
Munir menyebut kickoff HPN 2026 direncanakan dihadiri Gubernur Banten Sonny Yatra, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta perwakilan Dewan Pers.
Pada kesempatan yang sama, anggota Dewan Pers, Yogi, menyampaikan permohonan maaf karena Ketua Dewan Pers beserta delapan anggota lainnya berhalangan hadir akibat perubahan jadwal. Meski begitu, ia optimistis HPN 2026 akan berlangsung lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Ia juga menegaskan bahwa sembilan konstituen Dewan Pers telah menyatakan dukungan penuh untuk penyelenggaraan HPN pada 9 Februari 2026, yang bertepatan dengan awal Ramadan. Ia berharap seluruh konstituen dapat hadir secara lengkap.
Asisten Daerah III Provinsi Banten, Denny Hermawan, yang hadir mewakili Gubernur, turut menyampaikan permohonan maaf karena Gubernur berhalangan hadir. Namun, ia menegaskan komitmen penuh Pemprov Banten dalam mendukung penyelenggaraan HPN 2026.

“Bagi Provinsi Banten, HPN adalah kesempatan untuk mempererat kerja sama dengan insan pers. Kami tidak bisa melakukan akselerasi pembangunan tanpa dukungan pers, baik nasional maupun daerah,” ujar Denny.
Ia menambahkan bahwa hubungan Pemprov Banten dengan PWI Banten selama ini berjalan harmonis dan saling menguatkan. Menurutnya, pers, pemerintah, dan masyarakat adalah tiga pilar yang tidak bisa dipisahkan dalam membangun daerah.
Denny menutup dengan memastikan bahwa koordinasi antara Pemprov Banten, PWI, dan panitia akan terus dilakukan hingga penyelenggaraan HPN 2026 mendatang.


