TERMINALNEWS, JAKARTA – Kompetisi sepak bola Liga Jakarta tahun 2026 masih bergulir dengan dua kategori U-15 dan U-17. Di tengah kesibukan tersebut panitia pelaksana sudah bersiap untuk mengarungi kompetisi tahun depan dengan sejumlah pembaruan. Salah satu hal baru yang akan ditampilkan adalah hadirnya kategori baru yakni kelas U-13 tahun.
Seperti dijelaskan oleh , Ketua sekaligus penggagas Liga Jakarta Yosef Erwiyantoro, penambahan kategori U-13 pada 2027 bertujuan memaksimalkan animo pengelola sepak bola muda di Jakarta. “Kami membangun liga ini sebagai bukti kebutuhan kompetisi berjenjang di Jakarta,” ujar Yosef di Jakarta, Kamis (30/1).
Menurut nya, Keberadaan kompetisi yang teratur dan rutin dengan jumlah pertandingan cukup sangat penting bagi proses pembinaan pemain usia dini. Hadirnya tiga kategori—U-13, U-15, dan U-17— maka aspek pembinaan diyakini akan berjalan lebih sistematis, mulai dari kelompok usia paling muda hingga memasuki jenjang profesional.
Rencana penambahan kategori ini diharapkan dapat mengakomodasi tingginya minat klub dan akademi sepak bola di Jakarta dan sekitarnya untuk mengikuti kompetisi yang terstruktur. Kompetisi U-13 direncanakan akan digelar bersamaan dengan jadwal kompetisi U-15 dan U-17, yang selama ini berlangsung rutin setiap akhir pekan .
Seluruh pertandingan tetap akan diselenggarakan di Lapangan PSF Pancoran, Jakarta Selatan. Venue ini menjadi pilihan utama karena telah digunakan untuk kompetisi Liga Jakarta sejak edisi perdana dan memiliki fasilitas lapangan sintetis yang memadai .
Pelaksanaan kompetisi untuk tahun 2026 sendiri direncanakan akan bergulir pada Maret 2026. Penambahan kategori U-13 pada 2027 nanti akan mengikuti jadwal yang sama dengan kategori lainnya, sehingga semua kelompok usia dapat berkompetisi secara paralel.
Langkah ekspansi ini diambil setelah penyelenggaraan perdana tahun 2025 dinilai sukses dan mendapat respons positif dari banyak pihak.

Diharapkan, dengan hadirnya kompetisi yang lebih lengkap, proses pencarian dan pembinaan bakat sepak bola muda di Jakarta dapat berjalan lebih optimal dan berkesinambungan.

