BerandaNewsNasionalMenjaga Nada, Merawat Ingatan:...

Menjaga Nada, Merawat Ingatan: Jejak Pengabdian Hengki Herwanto

MALANG,TERMINALNEWS.ID-| Perjalanan Museum Musik Indonesia (MMI) bukanlah kisah yang lahir dalam semalam. Ia tumbuh perlahan, dari tumpukan kaset dan piringan hitam di sebuah rumah di Perumahan Griya Shanta, Malang, pada 2009. Dari ruang sederhana itu, semangat merawat jejak musik Indonesia menemukan bentuknya.

Di balik perjalanan panjang tersebut, berdiri sosok yang tak lelah menjaga nyala: Hengki Herwanto. Kecintaannya pada musik bukan sekadar hobi, melainkan panggilan hidup. Bersama rekan-rekannya, ia mendirikan Galeri Malang Bernyanyi (GMB), cikal bakal MMI.

Koleksinya terus bertambah lebih dari 16.000 kaset, CD, piringan hitam, majalah, buku, poster, hingga memorabilia musik. Di antaranya tersimpan lagu tradisional, lagu kebangsaan, rekaman pidato Sukarno, hingga karya Gesang dan Titiek Puspa. Arsip-arsip itu datang dari berbagai penjuru, menjadi mosaik perjalanan bunyi Nusantara.

Baca Juga :   Kapolri dan Menteri P2MI Bersinergi Lindungi Pekerja Migran Indonesia

Pada 2016, GMB bertransformasi menjadi Museum Musik Indonesia dan berpindah ke Gedung Kesenian Gajayana. Visi yang diusung sederhana namun mendalam: merekam dan memelihara sejarah musik Indonesia sebagai sarana edukasi dan fondasi masa depan.

Namun takdir berkata lain. Kabar duka datang pada Selasa pagi, 3 Maret 2026. Hengki Herwanto wafat pada usia 69 tahun di RS Mayapada Surabaya. Dunia kebudayaan Indonesia kehilangan seorang penjaga arsip, seorang perawat ingatan.

Bagi Malang dan bagi Indonesia, Hengki bukan hanya kolektor. Ia adalah pengingat bahwa peradaban tidak hanya dibangun oleh gedung-gedung megah, tetapi juga oleh mereka yang tekun merawat nada, menyimpan cerita, dan menjaga warisan agar tak hilang oleh waktu.

Baca Juga :   Jelang Libur Nataru, PLN Pastikan Suplai Listrik Jakarta Aman

Kini, koleksi yang ia rawat tetap berdiri menjadi saksi bahwa cinta pada musik dapat menjelma menjadi pengabdian seumur hidup.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img