TERMINALNEWS.ID, LONDON – Klub Inggris Crystal Palace mencatat sejarah besar setelah menjuarai UEFA Conference League usai mengalahkan Rayo Vallecano dengan skor 1-0 pada partai final yang digelar di Leipzig, Jerman.
Kemenangan tersebut menjadi gelar Eropa pertama sepanjang sejarah Crystal Palace sekaligus penutup manis bagi pelatih Oliver Glasner dalam laga terakhirnya bersama klub asal London tersebut.
Gol tunggal kemenangan Palace dicetak striker andalan Jean-Philippe Mateta lima menit setelah turun minum. Mateta sukses memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Adam Wharton yang gagal diamankan kiper lawan.
Usai mencetak gol, Mateta langsung melakukan selebrasi khas menendang bendera pojok yang disambut meriah oleh ribuan pendukung Palace di stadion.

Berkat keberhasilan tersebut, Crystal Palace memastikan tiket ke Liga Europa musim depan dan akan bergabung dengan AFC Bournemouth serta Sunderland AFC sebagai wakil Inggris di kompetisi tersebut.
Sementara itu, klub-klub Premier League lain seperti Arsenal FC, Manchester City, Manchester United, Aston Villa, dan Liverpool FC akan tampil di Liga Champions musim depan.
Di sisi lain, Brighton & Hove Albion kembali lolos ke Conference League setelah finis di posisi kedelapan Premier League.
Evann Guessand Cetak Rekor di Eropa
Selain keberhasilan Crystal Palace, final Conference League juga melahirkan catatan sejarah lewat penyerang asal Pantai Gading Evann Guessand.
Pemain berusia 24 tahun itu menjadi pesepak bola pertama yang berhasil memenangkan dua trofi Eropa dalam satu musim yang sama.

Guessand sebelumnya merupakan pemain Aston Villa setelah didatangkan dari OGC Nice pada Agustus dengan nilai transfer 30,5 juta poundsterling atau sekitar Rp670 miliar (kurs Rp22.000 per poundsterling).
Bersama Aston Villa, Guessand tampil tujuh kali di Liga Europa dan mencetak dua gol sebelum dipinjamkan ke Crystal Palace pada Januari.
Selama memperkuat Palace, ia mencatatkan 13 penampilan termasuk enam laga dalam perjalanan klub menjuarai Conference League. Guessand bahkan turut menyumbang gol saat menghadapi HŠK Zrinjski Mostar pada babak play-off Februari lalu.
Catatan unik Guessand melampaui pencapaian mantan winger Antony musim lalu. Ketika itu Antony hampir meraih dua gelar Eropa setelah membawa Real Betis ke final Conference League, namun kalah 1-4 dari Chelsea FC.
Pada saat yang sama, klub induknya Manchester United juga gagal juara Liga Europa setelah dikalahkan Tottenham Hotspur di final sesama tim Premier League.
Dominasi klub Inggris di kompetisi Eropa kini kembali terlihat, setelah terakhir kali terjadi pada 2019 ketika wakil Premier League sukses merajai berbagai turnamen antarklub Eropa.


