LONDON, TERMINALNEWS.ID – Nilai pasar Cole Palmer akhirnya terungkap di tengah derasnya rumor yang mengaitkan sang pemain dengan kemungkinan hengkang dari Chelsea.
Sejak meninggalkan Manchester City dan bergabung dengan Chelsea pada 2023, Palmer langsung menjelma menjadi salah satu pemain kunci The Blues. Bersama klub London tersebut, pemain asal Inggris itu sudah meraih gelar UEFA Conference League dan FIFA Club World Cup.
Meski begitu, Palmer dikabarkan masih mengincar trofi-trofi besar lainnya seperti Premier League dan Liga Champions. Namun, kabar mengejutkan muncul pekan ini yang menyebut Palmer merasa rindu kampung halaman dan ingin kembali ke Manchester.

Menurut laporan The Guardian, Palmer disebut “homesick” dan sedang “mempertimbangkan kembali ke Manchester” pada musim panas 2026. Menariknya, tujuan yang paling mungkin bukan Manchester City—klub lamanya—melainkan Manchester United.
Sementara itu, The Sun mengklaim pemain berusia 23 tahun tersebut tidak terlalu “menikmati hidup di selatan Inggris” dan merindukan teman-temannya di Manchester.
Di tengah spekulasi masa depannya, nilai pasar Cole Palmer pun terungkap. Football Observatory CIES menaksir Palmer memiliki nilai sekitar 115,8 juta pound. Sedangkan menurut Transfermarkt, harga pasarnya berada di angka 120 juta euro.
Namun, jika Chelsea benar-benar melepas Palmer, hampir bisa dipastikan The Blues akan meminta mahar yang jauh lebih tinggi dari angka tersebut.
Menjelang laga akhir pekan melawan Crystal Palace, pelatih Chelsea Liam Rosenior turut angkat bicara mengenai masa depan Palmer.

“Saya sudah banyak berbicara dengan Cole dan dia terlihat sangat bahagia berada di sini. Dia benar-benar senang di Chelsea,” ujar Rosenior.
“Dia adalah bagian besar dari rencana jangka panjang kami. Cole pemain luar biasa. Setiap pemain pasti melewati masa sulit, terutama soal cedera, dan itu sama sekali tidak mencerminkan kualitasnya,” tambahnya.
Rosenior juga menjelaskan alasan Palmer absen di laga terakhir. Menurutnya, hal tersebut murni demi menjaga kondisi sang pemain.
“Ada rasa frustrasi di laga melawan Brentford, bukan karena dia tidak bahagia, tapi karena dia kesakitan dan tidak bisa tampil di level yang dia inginkan. Dia anak yang hebat dan kami harus menjaganya dengan cara yang tepat,” jelas Rosenior.
“Itulah alasan saya tidak memainkannya di laga terakhir. Saya melakukan rotasi skuad dan akan terus melakukannya agar para pemain tetap sehat dan kami bisa melewati periode ini dengan kemenangan. Cole adalah salah satu pemain yang harus kami jaga,” pungkasnya.

