MANCHESTER, TERMINALNEWS.ID – Setelah hubungannya memanas dengan Manchester United, Alejandro Garnacho dikabarkan telah memilih klub tujuan selanjutnya. Winger muda asal Argentina itu diklaim tertarik bergabung dengan Chelsea pada bursa transfer musim panas ini.
Pemain berusia 20 tahun itu sebelumnya mengalami penurunan menit bermain setelah hanya tampil selama 19 menit di final Liga Europa saat Manchester United kalah dari Tottenham Hotspur. Keputusan pelatih Ruben Amorim mencadangkan Garnacho memicu ketegangan besar di internal tim.
Sang kakak yang juga menjadi agen Garnacho menyindir Amorim lewat media sosial, sementara Garnacho sendiri meluapkan kekesalannya dalam wawancara pasca-pertandingan bersama media Spanyol.
Ketegangan tersebut memuncak saat terjadi konfrontasi panas di sesi latihan. Amorim bahkan dikabarkan menyarankan Garnacho untuk mencari klub baru.

Meski situasi di Old Trafford memanas, Garnacho tetap menjadi incaran sejumlah klub top Eropa. Namun, menurut laporan The Sun, sang winger muda telah menetapkan pilihannya untuk melanjutkan karier di Premier League bersama Chelsea.
Garnacho Prioritaskan Chelsea, Tolak Tawaran Napoli
Chelsea disebut-sebut telah lama memantau Garnacho, bahkan perwakilan sang pemain sempat terlihat menghadiri pertandingan The Blues musim ini.
Selain Chelsea, Napoli juga menunjukkan minat, namun Garnacho dikabarkan telah menginstruksikan agennya untuk memprioritaskan kepindahan ke Stamford Bridge dan menyampaikan niatnya kepada pelatih baru Chelsea, Enzo Maresca.

Sebuah sumber menyebut, “Alejandro tahu Premier League adalah liga terbaik di dunia. Meski pernah mengalami momen-momen indah di Manchester United, dia ingin berkembang menjadi bintang dunia. Inggris adalah tempat terbaik untuk itu, dan Chelsea punya banyak pemain muda berbakat.”
Garnacho yang telah mencatatkan 26 gol dan 22 assist dalam 144 penampilan bersama United, disebut pernah digambarkan sebagai pemain “luar biasa” oleh Rasmus Hojlund. Namun, rasa frustrasi terhadap Amorim dan keyakinannya untuk menjadi pemain utama diyakini menjadi alasan utama kepergiannya dari Old Trafford.
Chelsea Menarik, Tapi Penuh Risiko
Chelsea yang berhasil lolos ke Liga Champions musim depan dan menjuarai UEFA Conference League tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi Garnacho.
Namun, banyak yang mengingatkan bahwa di bawah kepemilikan Todd Boehly, Chelsea dikenal sering bongkar pasang pemain, terutama di posisi winger.
Nama-nama seperti Mykhailo Mudryk, Christopher Nkunku, Jadon Sancho, Joao Felix, hingga Pedro Neto sempat mengisi posisi sayap, tapi belum ada yang benar-benar tampil konsisten.
Jika Garnacho benar-benar pindah ke Stamford Bridge, ia harus bersaing ketat dalam skuad yang sarat talenta muda namun belum stabil. Langkah ini bisa menjadi peluang emas, namun juga berisiko tinggi bagi masa depannya.


