PARIS, TERMINALNEWS.ID – Desire Doue menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya bintang masa depan, tapi juga salah satu talenta terbaik dunia saat ini.
Penampilan gemilangnya saat Paris Saint-Germain (PSG) menghancurkan Inter Milan 5-0 di final Liga Champions menjadi bukti nyata kehebatannya.
Dalam laga final yang digelar di Allianz Arena, Doue—yang lahir pada tahun 2005—menjadi bintang utama dengan mencetak dua gol dan satu assist.
Ia tampil luar biasa di tengah skuad bertabur bintang PSG yang juga dihuni pemain seperti Khvicha Kvaratskhelia, Achraf Hakimi, dan pemain muda Senny Mayulu yang turut mencetak gol dalam laga tersebut.

Arti Nama Desire Doue yang Menggambarkan Talenta Aslinya
Menariknya, nama “Desire Doue” jika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris memiliki arti “desired” (diinginkan) dan “gifted” (berbakat). Sebuah nama yang tampaknya mencerminkan karier dan potensinya bersama PSG.
Pemain berusia 19 tahun ini merupakan jebolan akademi Stade Rennais dan bergabung dengan PSG pada musim panas 2024. Sejak saat itu, ia langsung menjadi bagian penting dari tim yang sukses meraih treble domestik pada musim 2024/25.
Di musim debutnya bersama PSG, Doue mencatatkan statistik impresif: 15 gol dan 14 assist dalam 54 pertandingan di semua kompetisi.

Pencapaian ini menjadi yang terbaik dalam kariernya sejauh ini—dan usianya yang masih muda membuatnya diyakini akan terus berkembang.
Dilirik Manchester United, Kini Jadi Bintang PSG
Sebelum bergabung dengan PSG, Doue sempat menarik minat Manchester United. Namun, klub raksasa Prancis tersebut berhasil memikatnya dengan proyek ambisius dan kekuatan finansial mereka.
Keputusan itu terbukti tepat. Doue tampil brilian di laga terbesar Eropa dan menjadi pemain ke-17 dalam sejarah sepak bola yang mendapatkan rating sempurna 10/10 dari media ternama Prancis, L’Équipe.
Aksi Brilian Doue di Final Liga Champions
Pertandingan final Liga Champions menjadi momen puncak Doue. Ia mencetak rekor sebagai pemain pertama yang terlibat dalam tiga gol di partai final kompetisi tersebut.
Gol pertamanya berawal dari aksinya memberikan umpan matang kepada Hakimi. Selanjutnya, ia mencetak gol melalui umpan lambung dari Ousmane Dembele dan menyelesaikannya dengan tenang meski bola sempat membentur bek lawan.
Gol keduanya datang dari umpan Vitinha. Meski berada di bawah tekanan ketat dari Alessandro Bastoni, Doue mampu menyelesaikan peluang dengan tendangan kaki kanan yang mengarah ke pojok bawah gawang Inter Milan yang dikawal Yann Sommer.
Dengan performa seperti ini, Desire Doue bukan hanya masa depan PSG—ia sudah menjadi bagian dari elite sepak bola dunia saat ini.


