LONDON, TERMINALNEWS.ID – Laga Liga Champions antara Chelsea vs Barcelona di Stamford Bridge pada Selasa malam menjadi sorotan besar, bukan hanya karena kemenangan telak The Blues, tetapi juga karena chant pedas dari suporter Chelsea yang ditujukan kepada wonderkid Barcelona, Lamine Yamal.
Pertandingan Matchday 5 tersebut menjadi momen pertama Yamal tampil melawan klub Premier League. Pemain berusia 17 tahun itu turun dengan catatan impresif—tiga gol dalam empat laga terakhir—namun justru harus melalui malam yang sulit di London.
Jelang laga, bek Chelsea Marc Cucurella, yang juga kompatriot Yamal di Timnas Spanyol, sempat memberi komentar bercanda bahwa sang pemain muda bisa menghadapi malam yang berat.
“Bukan Lamine vs Cucurella. Ini pertandingan besar. Kami harus tampil besar,” kata Cucurella.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya bahkan meminta Estevao Willian memakai pelindung tulang kering di sesi latihan menjelang laga.
Ucapan itu terbukti bukan isapan jempol.

Estevao Bersinar
Chelsea tampil dominan dan menang meyakinkan 3-0, dengan Estevao menjadi salah satu pemain paling menonjol di lapangan.
Performa gemilang Estevao mendorong suporter Chelsea menyanyikan chant bernada ejekan kepada Yamal:
“You’re just a sh– Estevao!”
Chant tersebut terdengar jelas dari tribune Stamford Bridge hingga akhirnya Yamal ditarik keluar dan digantikan Dani Olmo pada menit ke-80.
Cucurella sendiri tampil solid dan sukses meredam Yamal di sepanjang pertandingan.
Yamal Dapat Kritikan Pedas di Medsos
Penampilan Yamal pun menjadi bahan pembicaraan hangat di media sosial. Berikut beberapa reaksi warganet:
-
“Dunia harus mulai memuji Cucurella. Yamal bukan masalah malam ini.”
-
“Estevao membuat Lamine Yamal terlihat sangat biasa. Bakat luar biasa.”
-
“Baru saja melihat salah satu performa terbaik pemain remaja di Stamford Bridge—dan itu bukan Yamal.”
-
“Yamal terlihat seperti Antony di Premier League malam ini. Perbedaan level terlihat jelas.”
Akun @xKGx__ juga membagikan video chant suporter Chelsea dengan caption: “You’re just a sh– Estevao.”
Cucurella Bandingkan Yamal dan Estevao
Dalam wawancara pra-pertandingan, Cucurella sempat diminta membandingkan dua talenta muda tersebut.
“Keduanya pemain spesial, punya banyak talenta, selalu ingin bola, dan bisa menentukan hasil pertandingan,” ujarnya.
“Perbedaannya, Lamine sudah bermain di level Eropa selama dua atau tiga musim, sementara Estevao baru datang musim ini. Tapi dia berkembang dengan sangat baik.”
Dengan hasil ini, performa Estevao kembali menguatkan statusnya sebagai salah satu bakat muda paling menarik di Eropa, sementara Yamal harus menunggu kesempatan lain untuk membuktikan diri di tanah Inggris.


