BerandaNasionalSatgas Haji 2026 Dibentuk,...

Satgas Haji 2026 Dibentuk, Polri Siap Sikat Travel Ilegal

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Kementerian Haji dan Umrah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Haji 2026 untuk melindungi calon jemaah dari praktik haji ilegal dan penipuan.

Pembentukan satgas tersebut disepakati dalam pertemuan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak dengan Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta, Kamis (9/4). Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan perlindungan menyeluruh bagi jemaah haji dan umrah Indonesia.

Wakapolri menegaskan, Satgas Haji akan bekerja secara terpadu dari pusat hingga daerah dengan pendekatan komprehensif, mulai dari edukasi hingga penegakan hukum.

“Satgas ini kami bentuk untuk memastikan masyarakat terlindungi dan tidak menjadi korban penipuan dengan berbagai modus,” ujar Dedi.

Baca Juga :   TNI Siapkan Rencana Pengamanan Terpadu untuk World Water Forum ke-10

Ia menjelaskan, Polri akan mengedepankan tiga strategi utama, yakni edukasi melalui sosialisasi masif agar masyarakat tidak tertipu travel ilegal, pencegahan lewat pengawasan ketat di bandara dan pelabuhan, serta penindakan tegas terhadap pelaku penipuan.

Selain itu, Polri juga akan membuka hotline pengaduan terpadu guna mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.

Berdasarkan data kepolisian, praktik penipuan haji masih marak. Tercatat 42 kasus tengah diproses hukum, satu kasus telah memasuki tahap lanjutan, dengan total kerugian mencapai Rp92,64 miliar.

Pada 2025, aparat juga berhasil mencegah 1.243 calon jemaah berangkat menggunakan visa non-haji, dengan jumlah terbesar melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Tidak hanya di dalam negeri, Polri turut memperluas koordinasi hingga ke Arab Saudi dengan menempatkan personel di Jeddah dan Mekkah guna memperkuat komunikasi dengan aparat setempat.

Baca Juga :   Polri Bentuk Satgas Haji dan Umrah, Perketat Pengawasan Praktik Ilegal

Sementara itu, Dahnil menegaskan pembentukan Satgas Haji mengemban dua fokus utama, yakni memberikan perlindungan penuh kepada jemaah serta menjaga agar biaya haji tetap terjangkau.

“Negara hadir untuk melindungi jemaah, baik dari sisi keamanan maupun pembiayaan,” ujarnya.

Pemerintah memastikan kenaikan biaya global tidak serta-merta dibebankan kepada jemaah. Polri pun mengimbau masyarakat agar tidak tergiur penawaran haji dengan visa non-resmi, memastikan legalitas travel, serta segera melapor jika menemukan indikasi penipuan.

Pembentukan Satgas Haji 2026 menjadi bagian dari upaya negara memperkuat perlindungan jemaah secara menyeluruh, sekaligus menekan praktik ilegal yang merugikan masyarakat.[[

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img