BANJARMASIN, TERMINALNEWS.ID – Atlet Biliar dari Siwo PWI DKI Jakarta, Muhadjar menerima kekalahan tipis, 3-4 dari M Yusril Ramadhan asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam pertandingan nomor Bola 9 Individu Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIV yang digelar di Venue Master Billiard Banjarmasin, Rabu (21/4/2024).
Kejuaraan Biliar pada Porwanas XIV Banjarmasin ini mempertandingkan empat nomor, yaitu Bola 9 Individu, Bola 9 Ganda, Bola 8 Individu, dan Bola 8 Ganda.
Pada hari pertama, Rabu 21 Agustus 2024, pertandingan dimulai dengan nomor Bola 9 Individu.

Dalam pertandingan tersebut, M Yusril Ramadhan asal Nusa Tenggara Barat (NTB) sempat memimpin dengan kemenangan tiga kali berturut-turut. M Yusril Ramadhan, hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan posisi ke babak 16 besar, yang menggunakan sistem race to 4 (memenangkan empat permainan).
Namun, Muhadjar yang akrab disapa Ajay ini berhasil memperkecil ketertinggalannya bahkan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
“Saya mengubah strategi dengan bermain lebih sabar dan telaten, dan terbukti berhasil. Sebelumnya M Yusril Ramadhan sempat bersalaman dengan saya, tetapi juri mengatakan bahwa pertandingan belum selesai,” ungkap Ajay usai pertandingan.
Game keempat, kelima dan keenam dimanfaatkan dengan baik oleh Ajay. Pertandingan penentuan berlangsung ketat, dengan kedua atlet bermain hati-hati untuk menghindari kesalahan.

Di babak penentuan, permainan tersisa bola 8 dan bola 9, Ajay sempat berada di atas angin setelah sukses memasukkan bola 8 dari posisi yang sulit.
Sayangnya, pukulan terakhirnya terlalu kuat sehingga bola putih ikut masuk ke kantong, memberikan Yusril keunggulan untuk menyelesaikan permainan dengan bola 9 yang tersisa.
Akhirnya, Tim Biliar Siwo PWI DKI Jakarta harus mengakui keunggulan NTB dengan skor akhir 3-4.
Meski kalah, Muhadjar tetap menerima ucapan selamat dari sesama wartawan peserta cabang olahraga Biliar.
Keikutsertaan tim Porwanas PWI DKI Jakarta ini didukung oleh berbagai pihak, termasuk KONI DKI Jakarta, PT Liga Indonesia Baru (LIB), Djarum Foundation, Mitra Adi Perkasa, KSAD, BNN, Kementerian Kelautan dan Perikanan, DRX, Polda Metro Jaya, dan lainnya.


