Persiapan  Tak Ideal Warnai Pekan Kedua Liga Soeratin U-15 Jakarta

WhatsApp Image 2026 06 28 at 22.27.25 1JAKARTA,TERMINALNEWS.ID – Persiapan pemain yang belum optimal menjadi catatan utama pada pekan kedua Liga Soeratin U-15 Jakarta 2026 yang berlangsung di Lapangan PSF Pancoran, Sabtu-Minggu (27-28 Juni). Selain menghadirkan persaingan di lapangan, sejumlah pertandingan juga diwarnai persoalan manajerial, mulai dari keterbatasan pemain, kesalahan administrasi, pergantian pemain yang tidak sesuai prosedur, hingga pemain yang harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Kasus paling mencolok dialami Real Jakarta. Tim tersebut hanya datang dengan 10 pemain karena sejumlah pemain masih menjalani masa libur sekolah. Kondisi itu membuat Real Jakarta kesulitan bersaing dan akhirnya dibantai PSF Academy 0-8. Match Commissioner juga mencatat pelanggaran administrasi setelah pemain yang terdaftar sebagai kiper, Kurnia Mega (NP25), justru dimainkan sebagai gelandang bernomor punggung 9.

Baca Juga :   Diogo Jota Meninggal Dunia di Usia 28 Tahun, Ini 5 Momen Terbaiknya Bersama Liverpool

Pada pertandingan lain, Bintang Ragunan juga melakukan kesalahan prosedur pergantian pemain saat menghadapi Maesa Pararaiders. Di sisi lain, kondisi fisik pemain turut menjadi perhatian. Kiper MC Utama, Mahardika, harus mendapat penanganan di RSPAD setelah mengalami benturan dengan pemain Kemayoran 17 FC. Sementara pemain UMS, Baginda, dilarikan ke RS Tebet akibat kelelahan dan asam lambung yang kambuh setelah sebelumnya belum pulih sepenuhnya dari penyakit tifus.WhatsApp Image 2026 06 27 at 18.50.52 1

Rangkaian kejadian tersebut menjadi gambaran bahwa pembinaan sepak bola usia muda tidak hanya ditentukan oleh kualitas latihan, tetapi juga kesiapan organisasi tim dalam mengelola pemain di luar lapangan. Sejumlah pelatih mengakui mereka memiliki keterbatasan mengawasi aktivitas pemain di luar jadwal latihan. Pada beberapa kasus, keputusan memainkan pemain yang belum benar-benar bugar juga dipengaruhi pertimbangan nonteknis sehingga berdampak terhadap performa maupun kondisi kesehatan pemain.

Baca Juga :   Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung  Dukung Event Berkuda di Jakarta

Di tengah berbagai catatan tersebut, persaingan di papan atas klasemen semakin menarik. Di Grup Barat, PSF Academy memimpin klasemen dengan enam poin, unggul selisih gol atas Tunas Indonesia yang juga mengoleksi enam poin. UMS FC dan Bina Mutiara FC membuntuti dengan empat poin.

Sementara di Grup Timur, Persija Barat FC memuncaki klasemen berkat dua kemenangan dari dua pertandingan. Batavia FC menempel ketat di posisi kedua dengan poin yang sama, sedangkan Maesa Pararaiders berada di peringkat ketiga dengan empat poin.

Hasil Pekan Kedua

Sabtu (27 Juni)

  • PSF Academy 8-0 Real Jakarta
  • Bina Mutiara FC 3-0 Rorotan United
  • Bintang Ragunan 0-3 Maesa Pararaiders
  • Tunas Indonesia 4-0 Toyo Haryono
Baca Juga :   Nusantara Open 2025 Siap Bergulir, Hadiah Rp2,6 Miliar dan Komitmen Prabowo untuk Sepak Bola Muda

Minggu (28 Juni)

  • MC Utama 1-2 Kemayoran 17 FC
  • Farama FC 0-3 Batavia FC
  • UMS FC 0-0 Bina Taruna
  • Persija Barat FC 3-0 ABC Wirayudha

Klasemen Grup Barat

Pos Tim Main Poin
1 PSF Academy 2 6
2 Tunas Indonesia 2 6
3 UMS FC 2 4
4 Bina Mutiara FC 2 4
5 Bina Taruna 2 2
6 Rorotan United 2 0
7 Toyo Haryono 2 0
8 Real Jakarta 2 0

Klasemen Grup Timur

Pos Tim Main Poin
1 Persija Barat FC 2 6
2 Batavia FC 2 6
3 Maesa Pararaiders 2 4
4 Bintang Ragunan 2 3
5 Kemayoran 17 FC 2 3
6 Farama FC 2 1
7 MC Utama 2 0
8 ABC Wirayudha 2 0

Related articles

Share article

Latest articles