BerandaDaerahPerjalanan Terakhir Michael Bambang...

Perjalanan Terakhir Michael Bambang Hartono, Dimakamkan di Kompleks Keluarga Djarum Rembang

REMBANG,TERMINALNEWS.ID — Sosok pengusaha nasional Michael Bambang Hartono akhirnya berpulang ke peristirahatan terakhirnya. Ia dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Djarum di Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2026) siang.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan tertib. Jenazah tiba di lokasi sekitar pukul 10.20 WIB dalam rombongan kloter ketiga, setelah diberangkatkan dari GOR Djarum Jati, Kudus, pada pukul 09.00 WIB. Tepat pukul 11.00 WIB, jenazah dikebumikan di dekat pusara orang tuanya.

Sejak beberapa hari sebelumnya, keluarga besar telah lebih dahulu berada di lokasi. Pengawalan ketat serta pengaturan lalu lintas memastikan seluruh rangkaian prosesi berjalan lancar.

Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum disemayamkan di Kudus sejak 22 Maret 2026. Kehadiran pelayat dari berbagai kalangan menjadi penanda kuatnya pengaruh dan jejaring yang dibangun semasa hidupnya.

Baca Juga :   Perwatusi Beri Bantuan untuk Korban Banjir di Bekasi, Warga Apresiasi Kepedulian

Michael Bambang Hartono wafat pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu Singapura dalam usia 86 tahun. Ia dikenal sebagai Chairman Djarum dan figur sentral dalam ekspansi bisnis keluarga Hartono.

Lahir di Kudus pada 2 Oktober 1939, ia merupakan putra dari Oei Wie Gwan, pendiri Djarum. Bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, ia melanjutkan dan mengembangkan bisnis keluarga sejak 1963, menjadikannya salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia.

Di bawah kepemimpinannya, Djarum berekspansi ke berbagai sektor strategis, mulai dari perbankan melalui Bank Central Asia, industri elektronik lewat Polytron, hingga investasi olahraga internasional melalui kepemilikan klub sepak bola Como 1907.

Tak hanya di dunia bisnis, kontribusinya juga terasa melalui Djarum Foundation yang aktif di bidang pendidikan, olahraga, lingkungan, dan pelestarian budaya.

Baca Juga :   MBG Resmi Diluncurkan di Nias Selatan, Polri Dukung Gizi Generasi Muda

Kepergian Michael Bambang Hartono menandai berakhirnya satu bab penting dalam sejarah konglomerasi Indonesia sekaligus meninggalkan warisan besar yang akan terus hidup dalam denyut industri nasional.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img