BerandaEntertainmentPencipta Lagu Ma'ruf Ardad...

Pencipta Lagu Ma’ruf Ardad Demi Nonton Konser Rhoma Irama Rela Menaiki Puncak Bukit Kotoran Kerbau

◾️Dari Kampung ke Panggung Musik Nasional, Rilis Karya Baru di Persembahkan buat Rhoma Irama.

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID—| Nama Ma’ruf Ardad mungkin jarang tampil di depan layar, namun karyanya sudah puluhan tahun menghiasi dunia musik Indonesia. Pencipta lagu senior yang memulai karier sejak 1980-an ini membuka kisah perjalanan hidupnya,sebuah cerita penuh perjuangan, keyakinan, dan cinta yang mendalam pada musik.

Dalam wawancara khusus di kediamannya di Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (7/12), Ma’ruf mengenang langkah awalnya meninggalkan kampung halaman di Banyuwangi pada 1985. Tujuannya saat itu sederhana: ingin menjadi penyanyi terkenal

“Awalnya saya ke Jakarta mau jadi penyanyi, tapi sulit sekali waktu itu. Akhirnya saya menulis lagu, dari mebuat lagu,disitulah perjalanan hudup saya mulai terbuka,” kenangnya.

Baca Juga :   Ratna Listy Dapat Persembahan Single Cinta Tak Salah

Dari Manuskrip Sederhana ke Deretan Penyanyi Ternama

Tak mudah, namun Ma’ruf terus menulis hingga kini sudah tercipta sekitar 120 lagu hasil karyanta, Beberapa lagunya dipopulerkan penyanyi besar, salah satunya Tommy J Pisa, penyanyi pop pertama yang membawakan ciptaan saya dengan irama dangdut.

“Tommy J Pisa itu pertama kali menyanyikan lagu saya berjudul “Nasib Pengamen” Dari situlah perjalanan musik saya mulai jelas,” tuturnya.

Ia juga pernah menawarkan lagu pada Muchsin Alatas, namun batal karena persoalan harga. Dari situ, ia diarahkan untuk mencoba dunia dangdut yang ternyata menjadi titik balik kariernya. Sejak akhir 1980-an, lagu-lagu dangdut ciptaannya justru paling banyak direkam hingga kini.

Penggemar Berat Rhoma Irama Sejak Remaja

Ma’ruf mengaku sejak remaja adalah penggemar berat Sang Raja Dangdut, Rhoma Irama. Bahkan, demi menonton konser sang idola, ia rela mengayuh sepeda seharian dan mendaki bukit yang penuh dengan kotoran kerbau demi menemukan jalur masuk alternatif karena tak mampu untuk membeli tiket.

Baca Juga :   Digugat Cerai, Angga Wijaya Ingin Pertahankan Rumah Tangga dengan Nurul Kamaria

“Saya nggak punya uang buat beli karcis. Akhirnya saya cari cara masuk lewat bukit-bukit yang penuh dengan kotoran kerbau. Tapi demi Rhoma Irama, saya naik juga,” ujarnya sambil tertawa.

Kekaguman itu masih ia bawa hingga sekarang dan menjadi inspirasi penting dalam perjalanan musiknya.

Tetap Relevan di Era Digital

Meski berasal dari generasi lama, karya Ma’ruf terus menemukan pendengar baru. Salah satu lagunya, “Gerhana Dalam Cinta” yang dinyanyikan ulang oleh Arief feat Ovhi Firsty, kini menembus hampir 200 juta tontonan di YouTube.

“Sekarang sudah 193 juta view. Saya juga kaget,” ungkapnya bangga.

Rilis Lagu Baru: “Rhoma Irama Sang Raja Dangdut Dunia

Baca Juga :   Nirina Zubir Temukan “Cermin Hidup” dalam Peran Party di Ratu-Ratu Queens

Melanjutkan kreativitasnya, Ma’ruf merilis lagu terbaru berjudul “Rhoma Irama Sang Raja Dangdut Dunia” pada Sabtu, 6 Desember 2025. Lagu ini dibuat sebagai bentuk penghormatan bagi idola masa kecilnya yang juga menjadi inspirasi sepanjang kariernya.

“Rhoma itu bukan hanya milik penggemarnya, tapi milik bangsa Indonesia. Saya ingin mengabadikan itu lewat lagu,” katanya.

Ma’ruf berharap karya penghormatannya ini dapat diterima masyarakat Indonesia, khususnya para pecinta dangdut dan penggemar sang legenda.

“Semoga viral dan disukai para penggemar musik Indonesia,khususnya pencinta berat Bang Rhoma” pungkasnya.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -