TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER – Manchester United dilaporkan tengah menyusun rencana untuk memperkuat lini serang pada bursa transfer musim panas 2026.
Setelah fokus membenahi sektor gelandang dan bek kiri, Setan Merah kini disebut memasukkan nama penyerang Everton, Iliman Ndiaye, ke dalam daftar target transfer mereka.
Menurut laporan media Inggris, Manchester United sedang mengevaluasi sejumlah opsi untuk menambah kualitas di sektor sayap kiri. Ndiaye menjadi salah satu pemain yang dinilai mampu memberikan dimensi baru dalam serangan tim asuhan Michael Carrick.
Sebelumnya, Manchester United dikabarkan hampir menyelesaikan transfer gelandang Atalanta, Ederson. Klub juga diperkirakan akan merekrut setidaknya satu gelandang tambahan serta seorang bek kiri guna memperkuat kedalaman skuad menghadapi musim 2026/27 yang akan diwarnai kembalinya mereka ke kompetisi UEFA Champions League.
Meski nama Ndiaye telah masuk dalam radar transfer, Manchester United disebut belum mengajukan pendekatan resmi kepada Everton. Fokus klub saat ini masih tertuju pada beberapa posisi prioritas lain sebelum bergerak untuk mendatangkan penyerang berusia 26 tahun tersebut.
Di sisi lain, Everton sebenarnya tengah berupaya memperpanjang kontrak pemain asal Senegal itu. Namun, negosiasi belum menemui titik temu karena adanya perbedaan pandangan terkait sejumlah klausul, termasuk kemungkinan klausul pelepasan yang dapat mempermudah Ndiaye hengkang di masa depan.
Meskipun kontraknya masih tersisa tiga tahun, Everton dikabarkan siap menghadapi ketertarikan dari klub-klub besar yang ingin merekrut sang pemain.
Laporan yang sama menyebut Everton menggunakan transfer Anthony Gordon sebagai acuan valuasi. Nilai transfer yang dijadikan patokan mencapai 80 juta euro atau sekitar 69,2 juta poundsterling.
Jika dikonversikan ke mata uang Indonesia dengan kurs sekitar Rp22.500 per poundsterling, nilai tersebut setara dengan sekitar Rp1,56 triliun.
Angka tersebut berpotensi menjadi pertimbangan serius bagi Manchester United. Pasalnya, klub sudah diperkirakan mengeluarkan dana besar untuk memperkuat lini tengah dan sektor bek kiri pada musim panas ini.
Dari sisi kualitas, Ndiaye dinilai sebagai pemain yang mampu memberikan solusi bagi Manchester United. Penampilannya bersama Everton membuatnya mendapat reputasi sebagai salah satu dribbler terbaik di Liga Inggris.
Kemampuannya melewati lawan dalam ruang sempit dinilai cocok untuk menghadapi tim-tim yang bermain bertahan dan menumpuk pemain di area sendiri. Karakteristik tersebut menjadi sesuatu yang terkadang masih kurang dimiliki skuad Manchester United saat ini.
Namun, dengan banderol mencapai sekitar Rp1,56 triliun, perekrutan Ndiaye bisa menjadi langkah yang sangat mahal. Karena itu, banyak pihak menilai transfer ini sebaiknya dilakukan setelah Manchester United menyelesaikan kebutuhan utama mereka di lini tengah dan bek kiri.
Apabila berhasil direkrut, Ndiaye berpotensi menjadi tambahan kualitas yang signifikan bagi lini serang Setan Merah. Namun untuk saat ini, masa depan pemain Senegal tersebut masih menjadi salah satu saga transfer yang menarik untuk diikuti sepanjang bursa transfer musim panas 2026.


