JAKARTA,TERMINALNEWS.ID -| Layanan MRT Jakarta mengalami gangguan pada Kamis (20/11) pagi setelah sebuah pohon tumbang menimpa area transisi jalur antara Stasiun Senayan Mastercard dan Stasiun ASEAN. Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.26 WIB itu mengakibatkan kerusakan pada struktur dan jaringan kelistrikan, sehingga operasional kereta sempat terhenti.
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan tersebut. Ia menegaskan bahwa tim operasional telah diterjunkan untuk mempercepat proses penanganan di lapangan.
“Penanganan terus kami lakukan agar layanan bisa kembali normal sesegera mungkin,” ujarnya.
Pada saat gangguan berlangsung, terdapat delapan rangkaian kereta yang beroperasi—lima berhenti di stasiun dan tiga berada di dalam jalur. Total 524 penumpang berhasil dievakuasi secara bertahap sesuai prosedur keselamatan.
Sembari proses pemulihan berlangsung, MRT Jakarta mengoperasikan Rute Perjalanan Terbatas, yakni hanya dari Stasiun Blok M BCA hingga Stasiun Lebak Bulus dan sebaliknya. Empat rangkaian kereta dikerahkan untuk melayani rute tersebut. Pelanggan juga diimbau mempertimbangkan moda transportasi lain untuk sementara waktu.
Di sisi lain, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bergerak cepat memberikan dukungan dengan menambah armada di beberapa rute yang berdekatan dengan jalur MRT. Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, mengatakan bahwa langkah ini dilakukan untuk menjaga mobilitas warga tetap lancar.
Adapun penyesuaian yang dilakukan Transjakarta meliputi:
1.Koridor 1 (Blok M – Kota): Headway dipersingkat menjadi 3 menit.
2.Rute S21 (Ciputat – CSW): Penambahan 4 bus sehingga total menjadi 22 unit.
3.Rute 1E (Pondok Labu – Blok M): Penambahan 5 bus, total kini 16 unit.
“Kami berupaya memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman. Penambahan armada ini merupakan bentuk dukungan terhadap layanan transportasi terintegrasi di Jakarta,” Pungkasnya.

