LIVERPOOL, TERMINALNEWS.ID – Ayah dari gelandang Liverpool FC, Alexis Mac Allister, yakni Carlos Mac Allister, memiliki kisah hidup unik yang jarang diketahui publik.
Mantan pesepak bola yang kini menjadi politikus itu pernah menerima hadiah mewah berupa jam tangan Rolex dari legenda sepak bola dunia, Diego Maradona—namun kemudian kehilangan benda tersebut dalam peristiwa perampokan.
Pada era 1980-an hingga 1990-an, Carlos Mac Allister berkarier sebagai pesepak bola profesional di Argentina.
Ia memulai kariernya bersama Argentinos Juniors dengan mencatatkan 120 penampilan, sebelum pindah ke Boca Juniors—klub yang menjadi tempat ia menghabiskan sebagian besar kariernya.
Penampilan impresifnya membuat Carlos sempat dipanggil memperkuat tim nasional Argentina.
Namun, ia hanya mencatatkan tiga penampilan, baik di laga persahabatan maupun kualifikasi Piala Dunia. Setelah itu, ia melanjutkan karier di Racing Club dan Ferro Carril Oeste sebelum akhirnya pensiun.
Berbeda dengan banyak mantan pesepak bola yang beralih menjadi pelatih atau pundit, Carlos memilih jalur politik setelah gantung sepatu.
Saat masih bermain di Argentinos Juniors, Carlos sempat satu tim dengan saudara Diego Maradona, yakni “El Turco”. Kedekatan tersebut membuatnya mendapat perhatian khusus dari Maradona.

Dalam sebuah wawancara, Carlos mengungkapkan bahwa ia pernah diberi hadiah jam tangan Rolex emas oleh sang legenda.
“Saya bermain dengan saudaranya, El Turco, di Argentinos Juniors. Saya termasuk pemain yang dia perhatikan. Suatu hari, dia memberi saya Rolex emas,” ungkap Carlos.
Namun, kisah tersebut berakhir pahit. Carlos harus kehilangan jam tangan mewah itu setelah menjadi korban perampokan bersenjata.
Ia menceritakan bahwa insiden tersebut terjadi saat dirinya meninggalkan stadion pada suatu malam. Para pelaku memecahkan kaca mobilnya dan menodongkan senjata, memaksanya menyerahkan jam tersebut.
Menurut pengakuannya, nilai Rolex itu diperkirakan lebih dari 5.000 dolar AS—atau sekitar Rp80 juta (dengan asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS).
“Jam itu dirampok dari saya. Saat keluar stadion, kaca mobil saya dipecahkan dan mereka menodongkan senjata… Saya menyerahkannya. Nilainya mungkin lebih dari 5.000 dolar AS,” jelas Carlos.
Meski tidak memiliki karier sebesar sang anak, pengalaman unik Carlos Mac Allister—mulai dari bermain di era Maradona hingga menerima hadiah Rolex—menjadi cerita langka dalam dunia sepak bola.
Maradona dan Mac Allister Nyaris Tewas dalam Insiden di Brasil
Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, dikenal sebagai sosok penuh kontroversi baik di dalam maupun luar lapangan. Berbagai kisah ekstrem pun kerap menyelimuti perjalanan hidupnya.

Salah satu cerita mengejutkan datang dari Carlos Mac Allister, mantan pesepak bola yang pernah cukup lama menghabiskan waktu bersama Maradona. Ia mengungkap pengalaman menegangkan yang hampir merenggut nyawa mereka berdua saat berada di Brasil.
Carlos menceritakan bahwa insiden itu terjadi dalam sebuah pertandingan indoor yang berlangsung sangat keras dan penuh kekerasan. Situasi di lapangan menjadi begitu berbahaya hingga nyawa mereka terancam.
“Suatu malam, dalam pertandingan indoor yang sangat brutal di Brasil, kami hampir mati. Maradona bermain dengan kematian setiap hari,” ujar Carlos.
Kisah ini semakin menegaskan reputasi Maradona sebagai sosok yang menjalani hidup di ambang risiko, tidak hanya saat beraksi di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan pribadinya yang penuh gejolak.


