MANCHESTER, TERMINALNEWS.ID – Peluang Michael Carrick untuk mendapatkan posisi pelatih permanen di Manchester United mengalami pukulan telak setelah timnya kalah 1-2 dari Leeds United dalam laga yang digelar di Old Trafford, Senin malam.
Dalam pertandingan tersebut, Manchester United sebenarnya memiliki peluang besar untuk memperlebar jarak hingga 10 poin dari Chelsea yang berada di posisi keenam klasemen. Posisi lima besar diketahui cukup untuk mengamankan tiket ke Liga Champions UEFA musim depan.
Namun, performa Setan Merah justru jauh dari harapan saat menghadapi tim asuhan Daniel Farke. Mereka tampil buruk sepanjang laga, bahkan harus bermain dengan 10 orang setelah Lisandro Martinez diganjar kartu merah di babak kedua akibat menarik rambut Dominic Calvert-Lewin.
Meski demikian, Manchester United masih berada dalam posisi yang cukup kuat untuk finis di lima besar. Hal ini terjadi setelah Chelsea takluk 0-3 dari Manchester City. Namun, tekanan kini meningkat bagi United jelang enam pertandingan terakhir musim ini, terutama setelah Liverpool kembali ke jalur kemenangan.
Di tengah situasi tersebut, Carrick sebelumnya menjadi kandidat terdepan untuk menggantikan Ruben Amorim secara permanen di Old Trafford. Namun, kekalahan ini disebut bisa mengurangi peluangnya, dengan manajemen klub dikabarkan mulai membuka komunikasi dengan kandidat lain bulan ini.
Menurut laporan, petinggi Manchester United berencana menjajaki opsi lain dengan mulai melakukan pendekatan kepada beberapa pelatih alternatif. Salah satu nama yang masuk radar adalah pelatih tim nasional Jerman, Julian Nagelsmann.

Nagelsmann disebut menjadi salah satu kandidat utama, bahkan berada di atas pelatih tim nasional Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, dalam daftar incaran Setan Merah.
Pelatih berusia muda tersebut dikabarkan terbuka untuk kembali menangani klub setelah Piala Dunia dan memiliki keinginan kuat melatih di Premier League.
Selain Nagelsmann, nama pelatih Portugal Roberto Martinez juga sempat dibahas sebagai opsi internal. Sementara itu, pakar transfer Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, menjadi sosok impian salah satu petinggi klub, meski saat ini masih dalam pembicaraan kontrak dengan klubnya.
Meski Carrick sempat membawa Manchester United tampil impresif dan bersaing di papan atas, kekalahan dari Leeds menimbulkan keraguan terkait kemampuannya dalam jangka panjang.
Sebaliknya, Nagelsmann dinilai memiliki rekam jejak yang lebih meyakinkan. Di usia yang masih relatif muda, ia sudah pernah menangani klub besar Eropa seperti Bayern Munich serta membawa RB Leipzig melaju hingga semifinal Liga Champions.
Pengalamannya di level elite serta reputasinya sebagai pelatih dengan pendekatan taktik brilian membuatnya dianggap sebagai pilihan yang lebih ideal untuk masa depan Manchester United.
Dengan ambisinya melatih di Premier League, United berpeluang besar mengamankan jasanya pada musim panas mendatang—terutama jika tidak ada persaingan serius dari klub lain seperti Liverpool atau Manchester City.
Kini, keputusan berada di tangan manajemen Setan Merah: tetap mempercayai Carrick atau beralih ke sosok yang dinilai lebih siap membawa klub kembali ke puncak kejayaan.


