BerandaNewsNasionalKementerian Ekraf dan Pemprov...

Kementerian Ekraf dan Pemprov DKI Perkuat Kolaborasi Menuju Jakarta Kota Global

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID– Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui berbagai program strategis ekonomi kreatif sepanjang 2025. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mendorong Jakarta masuk dalam jajaran 20 besar kota global dunia.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional, khususnya di Jakarta yang memiliki posisi strategis sebagai pusat ekonomi dan budaya.

“Sinergi lintas sektor membuka peluang promosi global bagi pelaku kreatif Indonesia sekaligus memperluas jejaring kerja sama internasional,” ujar Teuku Riefky, Jumat (9/1/2026).

Sejumlah dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap program prioritas Kemenekraf antara lain penyelenggaraan Friends of Creative Economy (FCE) Meeting 2025, fasilitasi promosi komik kreator Indonesia di Singapore Comic Con, serta kolaborasi peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional melalui kampanye Oktoberkreasi.

Baca Juga :   Pelantikan PWI Jaya 2024-2029, Panda Nababan: PWI Harus Kembali Disegani

Menurut Teuku Riefky, FCE Meeting 2025 menunjukkan capaian positif dengan antusiasme tinggi dari peserta internasional. Tercatat sekitar 500 peserta dari berbagai negara mengikuti kegiatan tersebut, dengan 300 peserta hadir secara langsung.

“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan semakin diperkuat di masa mendatang,” katanya.

Sebagai tindak lanjut FCE 2025, Kemenekraf berkomitmen menyelenggarakan World Conference on Creative Economy (WCCE) di Jakarta pada tahun ini. Konferensi dua tahunan tersebut dirancang sebagai forum global yang mempertemukan aktor hexahelix ekonomi kreatif untuk bertukar gagasan, membangun kolaborasi, dan memperkuat peran sektor kreatif sebagai pilar pembangunan berkelanjutan.

“WCCE diharapkan dapat mendukung posisi Jakarta sebagai kota global sekaligus meningkatkan eksposur jenama kreatif Indonesia di pasar internasional,” jelas Teuku Riefky.

Baca Juga :   Merangkul Kearifan Lokal, Membumikan Semangat Keislaman

Selain agenda internasional, Kemenekraf juga mendukung penguatan infrastruktur ekonomi kreatif di Jakarta melalui aktivasi ruang-ruang publik kreatif, seperti Jakarta Creative Hub, Taman Ismail Marzuki, kawasan Ancol, hingga Jakarta International Stadium.

Aktivasi ruang kreatif tersebut menjadi bagian dari persiapan 500 tahun Jakarta pada 2027, sekaligus mendorong distribusi karya, interaksi publik, serta penciptaan nilai ekonomi bagi pelaku ekonomi kreatif.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Koordinator Staf Khusus Yustinus Prastowo, Asisten Perekonomian dan Keuangan Suharini Eliawati, Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania, serta Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta Andhika Permata.

Sementara itu, Menteri Ekraf didampingi oleh Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekraf Cecep Rukendi, Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga Rian Firmansyah, serta Direktur PSPHK Radi Manggala.

Baca Juga :   Kesit Budi Handoyo Yakin Yusuf Muhamad Said Figur Paling Tepat Menduduki Ketua Dewan Kehormatan PWI Jaya

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -