JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Sorak sorai haru mewarnai Balai Kota Jakarta pagi ini. Tim Sepak Bola Pelajar DKI Jakarta U-12 baru saja kembali ke tanah air membawa gelar juara dunia dari turnamen sepak bola usia dini paling bergengsi di dunia — Dana Cup 2025 di Hjørring, Denmark.
Kemenangan ini bukan sekadar prestasi. Ini adalah sejarah.
Disambut langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tim yang berisi 14 anak-anak luar biasa ini mendapat sambutan meriah. Dengan semangat yang menggebu, Gubernur menyampaikan rasa bangganya:
“Ini bukan hanya kemenangan tim Jakarta, ini kemenangan bangsa. Anak-anak kita tampil tanpa gentar di hadapan tim-tim kuat dunia — dan pulang membawa kejayaan!”
Prestasi Gemilang: Tak Terkalahkan dan Tanpa Kebobolan
Dalam kompetisi yang diikuti 61 tim dari 25 negara, tim U-12 DKI Jakarta tampil luar biasa:
55 gol dari 8 pertandingan
0 kebobolan
Tak pernah kalah
Menaklukkan tim dari Jerman, Italia, Spanyol, Denmark, dan Finlandia
Tak heran, mereka dinobatkan sebagai Tim Tersubur dan Tim dengan Pertahanan Terbaik.
Bintang Kecil Bernama Raza: Pewaris Darah Legenda
Nama Muhammad Raza Aldendra Diputra jadi sorotan. Ia dinobatkan sebagai Best Player Dana Cup 2025, mencetak 10 gol, dan memecahkan rekor gol tercepat.
Lebih mengejutkan lagi, ia adalah cucu dari legenda sepak bola Indonesia Iswadi Idris.
“Saat tahu Raza cucu Iswadi Idris, saya terharu. Sejarah sepak bola kita berulang dengan cara yang indah,” ujar Gubernur Pramono.
Bukan Sekadar Sepak Bola
Tim ini merupakan hasil seleksi ketat dari 290 pelajar di Jakarta, seperti dijelaskan Kepala Dispora DKI, Andriansyah. Di bawah pembinaan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, 14 anak ini diasah bukan hanya kemampuannya di lapangan, tetapi juga karakternya sebagai pelajar dan atlet masa depan.
“Kami ingin anak-anak ini bisa fokus mengejar mimpi, tapi tetap tidak meninggalkan pendidikan. Itulah semangat program POPB (Pembinaan Olahraga Prestasi Berkelanjutan),” jelas Gubernur.
Kemenangan dari Kolaborasi
Gubernur juga memberikan apresiasi kepada para pelatih, orang tua atlet, Bank Jakarta, dan seluruh pihak yang turut mendukung proses pembinaan atlet muda ini.
“Tanpa kerja sama semua pihak, kisah hebat ini tak akan tercipta. Anak-anak ini membawa harapan dan semangat baru bagi sepak bola Indonesia,” pungkasnya.| Foto : Istimewa.

