JAKARTA,TERMINALNEWS.ID –| Kabar dari dunia musik Indonesia kembali menggugah perhatian publik. Pencipta lagu legendaris James F. Sundah, sosok di balik karya abadi Lilin-Lilin Kecil, kini tengah menjalani perawatan intensif di Amerika Serikat. Lagu yang dipopulerkan oleh Chrisye itu bukan sekadar karya musik melainkan bagian dari memori kolektif bangsa yang terus hidup lintas generasi sejak pertama kali menang di Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors 1977.
Lahir di Semarang pada 1 Desember 1955, Sundah dikenal sebagai penulis lagu dengan sensitivitas musikal yang kuat dan lirik yang sederhana namun menembus emosi pendengarnya. Selama puluhan tahun, ia menghadirkan karya-karya yang memperkaya khazanah musik pop Indonesia, dinyanyikan oleh deretan nama besar seperti Titiek Puspa, Vina Panduwinata, Ruth Sahanaya, hingga Krisdayanti.
Jejak karyanya bahkan melintasi batas negara. Salah satu yang paling menarik adalah kolaborasinya bersama diva Malaysia Sheila Majid, serta keterlibatannya dalam penulisan lagu When You Came Into My Life bersama band rock legendaris Jerman Scorpions untuk album Pure Instinct (1996). Kolaborasi lintas budaya itu menunjukkan bahwa kreativitas Sundah tak pernah terkungkung oleh batas genre maupun geografi.
Di balik karya-karya populer tersebut, Sundah juga dikenal sebagai sosok yang aktif memperjuangkan masa depan industri musik. Ia terlibat dalam berbagai upaya perlindungan hak cipta dan pengembangan teknologi di dunia musik melalui organisasi seperti Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI) dan Yayasan Karya Cipta Indonesia (KCI). Pemikirannya tentang kebudayaan dan hak kekayaan intelektual bahkan pernah dipublikasikan dalam berbagai jurnal akademik, termasuk di Universitas Indonesia.
Belakangan, perhatian publik tertuju pada kondisi kesehatannya. Sundah kini dirawat di Memorial Sloan Kettering Cancer Center setelah tim medis menemukan perkembangan terbaru dari penyakit kanker paru-paru yang telah ia jalani pengobatannya selama hampir dua tahun terakhir.
Dalam beberapa pekan terakhir, kondisinya dilaporkan memerlukan evaluasi dan pemantauan medis yang lebih intensif. Tim dokter melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap beberapa area tubuh yang terdampak penyakit tersebut.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa saat ini Sundah berada dalam penanganan tim medis secara komprehensif. Mereka memohon doa dan dukungan dari sahabat, kolega, serta masyarakat luas—sembari berharap privasi keluarga tetap dihormati selama masa perawatan berlangsung.
Bagi banyak pecinta musik Tanah Air, James F. Sundah bukan hanya pencipta lagu. Ia adalah bagian dari sejarah panjang musik Indonesia seorang perangkai nada yang telah menghadirkan lagu-lagu sederhana, puitis, namun tetap hidup dan menyala di hati pendengarnya, seperti lilin kecil yang tak pernah padam.|Foto : Instagram@jamesfsundah


