BOGOR,TERMINALNEWS.ID-| Dunia hiburan tanah air kembali kedatangan kabar menarik: artis senior Yanti Yaseer resmi kembali dari masa vakumnya. Setelah tiga tahun memilih fokus mendampingi sang suami, pengacara sekaligus pengusaha Edy Triyono Sumartadi SH MH, Yanti kini muncul dengan semangat baru dan tidak sendirian.
Dalam sebuah pertemuan hangat yang sekaligus direkam untuk kanal YouTube Yanti Yaseer Official, Yanti menggandeng dua sahabat dekatnya: Pona Shantal dan Natasha Inrie. Pertemuan itu bukan sekadar nostalgia, tetapi momentum awal untuk sebuah kolaborasi yang sudah lama mereka impikan.
Pertemuan Tiga Dunia
Meski berasal dari era dan karakter yang berbeda, ketiganya punya satu benang merah: kecintaan yang tidak pernah padam pada dunia entertainment.
Yanti mengenang awal pertemuannya dengan Pona Shantal dalam sinetron Kembalikan Ingatan Ibuku di awal 2000-an. Waktu itu, Pona menjadi pemeran utama sementara Yanti tampil sebagai pemeran pembantu utama. “Dari situ kita nyambung banget,” tutur Yanti, tersenyum.
Sementara dengan Natasha Inrie, pertemanan mereka baru terjalin dalam dua hingga tiga tahun terakhir, namun langsung klop. Energi Natasha yang lebih muda dan aktif membuat trio ini tampak seperti kombinasi harmonis tiga generasi hiburan.

Yanti, Sang Comeback Queen
Mengawali karier pada 2001 lewat sinetron garapan PH Multivision milik Ram Punjabi, Yanti pernah menikmati masa sibuk bermain film dan sinetron di berbagai PH besar. Namun kesetiaan pada keluarga membawanya keluar sejenak dari gemerlap lampu studio.
Kini, setelah kesibukan sang suami mulai mereda, Yanti kembali memantapkan langkah. “Aku sudah rindu suasana syuting, rindu suasana berkarya,” ujarnya.
Sang suami, Edy Triyono, rupanya juga memiliki jejak seni yang tak kalah menarik. Pernah menjadi aktor teater dan tampil dalam karya-karya Putu Wijaya, Edy bahkan sempat bermain FTV dan satu proyek sinetron bersama Yanti.
Pona Shantal: Penyanyi, Aktris, Mentor, Serba Bisa
Berbeda dengan Yanti, perjalanan Pona lebih banyak diwarnai dunia musik. Ia memulai sebagai penyanyi sejak SMA, masuk grup musik Pinkot, hingga merilis album bersama sejumlah musisi populer kala itu.
Tak hanya bernyanyi, Pona telah malang melintang di sinetron sejak kecil dan pernah terlibat sebagai mentor di program pendidikan TPI. “Kalau di sinetron, entah kenapa aku sering banget jadi gadis teraniaya,” selorohnya sambil tertawa.
Natasha Inrie: Muda, Dinamis, Multitasking
Sementara itu, Natasha menjadi representasi generasi terbaru yang luwes berpindah peran. Selain aktif di sinetron Tertawan Hati, ia kini sibuk shooting untuk proyek Ramadan di PH milik Prilly Latuconsina.
Tak hanya berakting, Natasha juga sibuk berbisnis produk-produk asal India bersama rekannya. “Di Indonesia, artis harus bisa berbisnis juga. Tapi kalau dipanggil Yanti, aku tentu siap balik lagi ke dunia syuting,” katanya.
Menuju Proyek Kolaborasi
Pertemuan tiga talenta lintas pengalaman ini dipenuhi energi optimistis. Mereka berbagi ide, mimpi, dan rencana masa depan mulai dari konten digital hingga kemungkinan proyek audio-visual.
Mereka belum membocorkan detailnya, tetapi satu hal sudah jelas: kolaborasi ini bukan sekadar reuni, melainkan langkah baru untuk kembali menghidupkan passion masing-masing.
“Yang penting kita jalan bareng, berkarya bareng, dan saling mendukung,” pungkasnya.

