BerandaNewsNasionalKoko Haryono: Masa Depan...

Koko Haryono: Masa Depan Generasi Emas Indonesia Dimulai dari Segelas Susu yang Berkualitas

TERMINALNEWS.ID, PASURUAN – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran koperasi susu sebagai pilar utama kedaulatan pangan dan gizi nasional. Langkah ini menjadi bagian strategis dalam menyukseskan program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

Staf Ahli Menteri Koperasi Bidang Kebijakan Publik, Koko Haryono, menyatakan bahwa masa depan generasi emas Indonesia dimulai dari segelas susu yang berkualitas. Menurutnya, segelas susu bukan sekadar komoditas, melainkan hasil dari ekosistem panjang yang melibatkan peternak, koperasi, hingga industri olahan.

“Peluncuran penguatan koperasi susu ini adalah langkah konkret sinergi dari hulu ke hilir. Kita memastikan susu pasteurisasi yang diminum anak-anak diproduksi langsung oleh peternak rakyat melalui koperasi,” ungkap Koko dalam sambutannya pada acara Launching Penguatan Koperasi Susu di Koperasi Usaha Ternak Tani (KUTT) Suka Makmur, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga :   Sandra Dewi Ikhlas Lepas 88 Tas Mewah & Aset Miliaran, Usai Suami Divonis 20 Tahun Penjara!
48bdda37 e2d3 4e6e ae96 e207014a85eb
Koko Haryono: Masa Depan Generasi Emas Indonesia Dimulai dari Segelas Susu yang Berkualitas

Turut hadir pada acara tersebut adalah Asisten Deputi Pemetaan Potensi Usaha Lely Hiswendary, Wakil Bupati Pasuruan M. Shobih Asrori, dan Ketua Koperasi Usaha Ternak Tani (KUTT) Suka Makmur Evi Zainal Abidin.

Koko menambahkan, Kemenkop tengah mengawal Peraturan Presiden (Perpres) tentang operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk memastikan koperasi sektor riil, seperti koperasi susu, terintegrasi langsung dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Pemerintah akan terus mendorong modernisasi sarana prasarana, mulai dari mesin pasteurisasi hingga rantai dingin (cold chain), agar koperasi mampu menyuplai susu segar berkualitas tinggi secara berkelanjutan,” tegasnya.

Pasuruan Lumbung Susu Nasional

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menekankan bahwa wilayahnya memiliki potensi luar biasa dalam industri susu perah. Ia berharap koperasi susu tidak lagi hanya menjadi wadah penyerap hasil perah, tetapi bertransformasi menjadi pilar kedaulatan gizi untuk mencegah stunting.

Baca Juga :   Ferry Juliantono: Program Kopdes/ Kel Merah Putih Wujud Komitmen Pemerintah Wujudkan Ekonomi Kerakyatan
ea9a3efd 9309 4beb 8223 533cd55e2b7b
Koko Haryono: Masa Depan Generasi Emas Indonesia Dimulai dari Segelas Susu yang Berkualitas

“Koperasi susu tidak boleh hanya berhenti pada ranah ekonomi peternak, melainkan harus menjadi pilar utama dalam mendukung kedaulatan gizi nasional. Dengan manajemen dan teknologi yang tepat, kami siap menyiapkan Generasi Emas Indonesia yang sehat dan cerdas,” kata Shobih.

Shobih juga mengingatkan pentingnya literasi dan ilmu pengetahuan bagi para peternak agar produktivitas susu di Pasuruan tetap maksimal dan memenuhi standar industri.

Sementara itu, Ketua KUTT Suka Makmur, Evi Zainal Abidin, memaparkan data bahwa Jawa Timur masih menjadi pemain utama dalam industri susu nasional dengan kontribusi hampir 60 persen dari total produksi nasional.

“Di ruangan ini saja, hadir koperasi-koperasi yang mewakili 80 persen dari total produksi Jawa Timur di bawah komando GKSI. Ini membuktikan bahwa koperasi susu tetap eksis dan menjadi soko guru ekonomi meski menghadapi berbagai badai cobaan tata niaga,” ungkap Evi.

Baca Juga :   Dalang Muda Ki Sentanu Wijaya: Menghidupkan Napas Baru Wayang Betawi Lewat Kolaborasi dan Film Dokumenter

Evi pun menyampaikan aspirasi para peternak terkait Instruksi Presiden (Inpres) Persusuan yang saat ini tengah dinantikan. Menurutnya, regulasi tersebut sangat krusial untuk memberikan perlindungan dan pemberdayaan bagi peternak rakyat di tengah arus perdagangan bebas (free trade).

bd6a8e12 98d8 4c0f ae2f 2e2e83e3a2cd
Koko Haryono: Masa Depan Generasi Emas Indonesia Dimulai dari Segelas Susu yang Berkualitas

Lebih jauh, Evi menekankan program penguatan koperasi susu ini ditujukan untuk mendukung peran sebagai pemasok susu pasteurisasi kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam ekosistem program prioritas MBG.

“Semoga pemerintah tidak lupa bahwa ada peternak yang butuh uluran tangan, perlu diperkuat dan diberdayakan karena koperasi susu adalah wajah asli ekonomi kerakyatan Indonesia,” tuturnya.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Ferry Juliantono Apresiasi Festival Bunga dan Buah Kab.Karo, Tegaskan Koperasi Jadi Wadah Potensi Ekonomi Daerah

TERMINALNEWS.ID, MEDAN - (Menkop) Ferry Juliantono memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atar...

Ngontrak Stadion di Thailand, Timor Leste Jadi Ajang Pemanasan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

TERMINALNEWS.ID, CHONBURI – Ada pemandangan tak biasa di Piala AFF 2026....

Jakarta Siapkan Rp166 Miliar untuk Jadi Daerah Penyanggah Gelaran PON XXII 2028 di NTB-NTT

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan kesiapannya menjadi daerah...

CONCACAF Ikut Kecam Rencana Komersialisasi Piala Dunia FIFA, Tekanan terhadap Gianni Infantino Meningkat

TERMINALNEWS.ID, MEXICO CITY - Kontroversi mengenai masa depan komersial Piala Dunia...

- A word from our sponsors -