JAKARTA,TERMINALNEWS.ID-| Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan wajah baru malam takbiran melalui gelaran Car Free Night di sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Sudirman, Jumat (20/3). Inisiatif ini menjadi ruang publik alternatif yang dirancang untuk mempertemukan warga dalam suasana kebersamaan menjelang Idulfitri.
Mengusung tema “Eid Mubarak Jakarta: Rhythm of Fountain”, pusat kegiatan dipusatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia dengan beragam atraksi yang memadukan unsur tradisi dan modernitas. Mulai dari Rampak Bedug, Festival 1.000 Bedug, hingga pawai obor yang melibatkan ribuan peserta, menghadirkan nuansa religius yang berpadu dengan hiburan visual seperti dancing fountain, laser show, dan flying LED show.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut kegiatan ini sebagai terobosan untuk menghadirkan pengalaman berbeda dalam merayakan malam takbiran. “Kita akan mengadakan Car Free Night mulai pukul 20.00 WIB sampai 22.00 WIB,” ujarnya di Balai Kota.
Tidak sekadar hiburan, acara ini juga menjadi bagian dari gagasan “Mudik ke Jakarta”, yang mendorong warga menikmati suasana ibu kota yang lebih terbuka dan inklusif. Pemerintah ingin menghadirkan Jakarta sebagai ruang perayaan bersama, bukan hanya kota yang ditinggalkan saat Lebaran.
Nuansa religius turut diperkuat dengan tausiyah oleh Ustadz Akri serta penampilan musisi religi Hadad Alwi, yang akan mengisi malam dengan pesan spiritual sekaligus hiburan.
Untuk mendukung kelancaran acara, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan pembatasan kendaraan pribadi di sejumlah ruas jalan. Kebijakan ini diambil guna menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Meski demikian, akses transportasi publik seperti Transjakarta tetap dioperasikan agar mobilitas warga tidak terganggu.
Car Free Night ini menjadi refleksi bagaimana ruang kota dapat diolah menjadi medium kebersamaan. Di tengah ritme urban yang serba cepat, malam takbiran di Jakarta tahun ini mencoba menghadirkan jeda sebuah ruang untuk merayakan, berbagi, dan merawat persaudaraan dalam keberagaman.


