BerandaEntertainmentBPI KNPA RI Adukan...

BPI KNPA RI Adukan Dr. Richard Lee Ke Bareskrim PolRI

Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran (BPI KPNPA) RI merasa ada kejanggalan pada produk kecantikan di klinik Richard Lee.

Dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Ra Suites Simatupang, Jakarta Selatan, pihak BPI KPNPA menyebut klinik kecantikan milik dr. Richard Lee diduga menjual produk perawatan kulit dan wajah yang berbahaya bagi konsumen.

IMG 20240831 WA0109

“Kami ingin menyampaikan tentang perkembangan laporan tentang aduan kami ke Bareskrim kemarin. Sebelum kami membuat laporan, kami sudah melakukan kajian penelitian terhadap pemberitaan online,” ujar perwakilan BPI KPNPA.

BPI KPNPA mengungkapkan pihaknya pun telah meminta keterangan pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait pengawasan peredaran produk kecantikan tersebut.

Baca Juga :   Misteri dan Dendam di Masa Lalu, Hingga Sebuah Sekte dan Ritual Keramat Tersaji Dalam Film “NARIK SUKMO” “Film Horor Terbaru Mesari Pictures & JP Pictures, Siap Rilis Di Bioskop Mulai 3 Juli 2025”

Screenshot 20240831 210253 Gallery jpg

“Berdasarkan berita online, BPOM mengatakan telah menyita sebanyak 2.475 buah skincare beretiked biru. Itu termasuk ke dalam produk yang berbahaya. Dan itu disinyalir adalah produk dari Athena Group, yang disinyalir milik dokter Richard Lee,” lanjutnya.

Ia menuturkan salah satu produk yang dinilai berbahaya adalah DNA salmon Athena Group milik dr. Richard Lee yang menggunakan jarum suntik untuk pengaplikasiannya. Pasalnya, produk seperti itu bisa disalahgunakan apabila diperjualbelikan secara bebas.

”Yang jadi kekhawatiran kan apakah produk tersebut bisa diperjual-belikan secara bebas? Dan apakah ada kontrol terhadap penggunaan jarum suntik ini? Takutnya, jarum suntik yang sudah digunakan bisa disalahgunakan,” katanya.

Lebih lanjut, BPI KPNPA menyebut pihaknya telah mendapat kabar seorang artis mengalami masalah pada wajah akibat penyalahgunaan produk kecantikan. Ia berharap kedepannya hal serupa tak terjadi lagi dan seluruh produk kecantikan terbebas dari bahan berbahaya.

Baca Juga :   WIPO Dukung Indonesia Susun Strategi Kekayaan Intelektual, Fokus pada Animasi hingga Batik

“Kita berharap dari perkara ini, kedepannya produk-produk kecantikan yang dikonsumsi masyarakat terbebas dari bahan berbahaya,” pungkasnya.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Doktif Datangi Polda Metro Jaya Berikan Informasi & Terus Kawal Kasus Dokter Richard Lee

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID - Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) mendatangi Polda...

Sukses atau Pesugihan, Film Aku Harus Mati Bongkar Realita Flexing

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID - Dunia media sosial yang penuh flexing dan pencitraan kini...

Sudah 13 Tahun Berbagi Bersama, Sahabat Lentique Konsisten Tebarkan Kebaikan di Akhir Ramadan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID - Di tengah berbagai perbedaan yang kerap mewarnai kehidupan...

Eggi Sudjana Beberkan Pembekuan TPUA Yang Dilakukan Rizieq Shihab

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID -- Mantan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab...

- A word from our sponsors -

spot_img