BASSEL, TERMINALNEWS.ID – Meski sukses membawa Timnas Wanita Inggris meraih gelar juara Euro 2025, pelatih Sarina Wiegman dipastikan tidak bisa mendapatkan gelar kehormatan ‘Dame’ seperti yang lazim diberikan kepada warga negara Inggris.
Pada Minggu malam (27/7/2025), Inggris mencatatkan sejarah dengan mempertahankan gelar juara Eropa usai mengalahkan Spanyol dalam laga final yang berlangsung dramatis di St. Jakob-Park, Basel.
Tertinggal lebih dulu lewat gol Mariona Caldentey, Inggris menyamakan kedudukan berkat aksi Alessia Russo dari Arsenal.
Laga kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti yang menegangkan. Inggris akhirnya menang 3-2 lewat gol penalti dari Alex Greenwood, Niamh Charles, dan pahlawan turnamen, Chloe Kelly.

Namun di balik kesuksesan tersebut, Wiegman—yang juga membawa Inggris juara Euro 2022—tidak berhak menerima gelar ‘Dame’ karena bukan warga negara Inggris.
Pelatih berusia 55 tahun itu lahir dan besar di Belanda, sehingga tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan gelar kehormatan yang hanya diperuntukkan bagi warga Inggris.
Meski demikian, menurut laporan The Telegraph, Wiegman diperkirakan akan menerima gelar kehormatan Dame Kehormatan (Honorary Damehood) dari pemerintah Inggris sebagai bentuk penghargaan atas jasanya membawa Lionesses menjuarai Euro Wanita 2025.
Hal serupa pernah dilakukan setelah kemenangan Inggris di Euro 2022, ketika Wiegman dianugerahi gelar CBE (Commander of the British Empire) melalui daftar kehormatan luar negeri, setelah mendapat izin dari pemerintah Belanda.

Proses serupa kemungkinan besar akan ditempuh kembali untuk memberikan gelar kehormatan tersebut kepada Wiegman. Mengingat prestasinya yang luar biasa, besar kemungkinan permintaan tersebut akan disetujui lagi.
Menariknya, dua tahun lalu Wiegman juga disebut-sebut akan diberi gelar honorary damehood andai Inggris menang atas Spanyol di final Piala Dunia Wanita 2023.
Jika dibandingkan, mantan pelatih timnas pria Inggris, Gareth Southgate, telah menerima gelar Sir setelah mengundurkan diri usai Euro 2024. Maka sangat layak jika Wiegman juga diberikan kehormatan serupa.
Sebagai satu-satunya manajer tim senior Inggris yang berhasil memenangi dua turnamen besar secara beruntun, dan satu-satunya yang sukses mempertahankan gelar utama, Sarina Wiegman kini dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris.

