JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Industri film Indonesia kembali kedatangan proyek horor yang menjanjikan. Adhya Pictures berkolaborasi dengan Dapur Film untuk memperkenalkan film terbaru bertajuk Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi, arahan sutradara papan atas Hanung Bramantyo.
Hanung, yang dikenal sering mengangkat kisah berlatar sejarah Indonesia, kembali bereksperimen dengan misteri kelam bangsa. Kali ini, ia memadukan unsur horor psikologis, mitos, serta narasi sejarah yang sensitif, menjadikan Bolong sebagai proyek yang penuh tantangan.
Mengambil latar Lubang Buaya pada dekade 1960-an, film ini menyingkap cerita mengenai serangkaian pembunuhan ritual yang terjadi setiap tanggal 30. Para korban ditemukan tewas dengan lubang besar di tubuh mereka — menyisakan pesan mengerikan yang terukir di wajah masing-masing. Cerita tersebut lahir dari berbagai mitos dan narasi rakyat yang beredar pasca-peristiwa Gerakan 30 September.
Namun, Hanung menegaskan bahwa film ini tidak bermaksud menafsir ulang sejarah.
“Yang ingin saya tonjolkan adalah bagaimana cerita mistis dan rumor bisa memengaruhi persepsi masyarakat. Kadang, imajinasi kolektif kita jauh lebih menakutkan daripada fakta itu sendiri,” ungkapnya.
Film ini dibintangi oleh jajaran aktor muda yang tengah naik daun: Baskara Mahendra, Carissa Perusset, Khiva Iskak, serta Anya Zen. Carissa yang memerankan salah satu karakter sentral mengaku melalui proses pendalaman peran yang cukup berat karena kompleksitas psikologis tokohnya.

Keseriusan produksi ini juga terlihat dari strategi perilisan internasionalnya. Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi dijadwalkan melakukan world premiere di International Film Festival Rotterdam (IFFR) pada Februari 2026, menjadikannya film kedua karya Hanung yang tayang perdana di festival tersebut setelah Gowok: Kamasutra Jawa. Adapun perilisan di jaringan bioskop Indonesia direncanakan menyusul pada tahun 2026.
Adhya Pictures menyampaikan bahwa film ini merupakan bagian dari langkah besar studio dalam menghasilkan karya yang mampu bersaing di tingkat global. Dengan fokus pada kualitas narasi dan kolaborasi kreator, mereka berharap Bolong dapat memperkuat posisi film Indonesia di kancah internasional.
Selain pengumuman film, konferensi pers turut menampilkan sajian first look eksklusif berupa teaser poster serta cuplikan awal suasana menegangkan dalam film. Publik yang ingin mengikuti perkembangan film ini dapat memantau akun resmi @adhyapictures, @dapurfilm, dan @filmbolong.
Sebagai karya yang memadukan sejarah kelam dan unsur mistik, Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi tengah menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinantikan.


