BerandaSportSoccerKontroversi VAR Warnai Laga...

Kontroversi VAR Warnai Laga Pembuka Piala Dunia 2026

TERMINALNEWS.ID, SAN FRANSISCO – Laga pembuka Grup B Piala Dunia 2026 antara tim nasional Swiss dan tim nasional Qatar menghadirkan drama besar di Stadion San Francisco. Qatar berhasil mencuri satu poin setelah gol sundulan Boualem Khoukhi pada menit ke-94 memaksa pertandingan berakhir imbang.

Namun, jauh sebelum gol penyeimbang tersebut tercipta, pertandingan sudah diwarnai kontroversi besar yang memicu perdebatan terkait penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR).

Insiden terjadi pada menit ke-17 ketika gelandang Swiss, Remo Freuler, menyambut bola sundulan di dalam kotak penalti dan berusaha mengangkat bola melewati kiper Qatar, Mahmud Abunada. Benturan keras antara keduanya membuat mereka terjatuh.

Wasit asal Honduras, Hector Said Martinez, langsung menunjuk titik putih dan memberikan penalti kepada Swiss. Penyerang Breel Embolo yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Swiss unggul 1-0.

Baca Juga :   Inilah Pemain yang Bakal Meninggalkan Manchester United

Namun, tayangan ulang televisi menunjukkan bahwa Freuler diduga berada dalam posisi offside sebelum menerima bola. VAR kemudian melakukan pemeriksaan, tetapi keputusan akhir tetap mempertahankan penalti tersebut.

Yang membuat kontroversi semakin besar adalah FIFA tidak menampilkan garis offside maupun grafik semi-otomatis kepada penonton, baik di stadion maupun di layar televisi. Akibatnya, banyak pihak mempertanyakan transparansi proses pengambilan keputusan tersebut.

Mantan bek Manchester United dan pengamat sepak bola, Gary Neville, mengkritik keras FIFA karena tidak menunjukkan bukti visual keputusan VAR.

Menurut Neville, jika teknologi otomatis telah digunakan, maka publik berhak melihat dasar keputusan yang diambil. Ia bahkan menyamakan pendekatan FIFA tersebut dengan sistem yang tidak transparan.

Sementara itu, legenda Arsenal, Ian Wright, menyebut kurangnya keterbukaan dalam insiden tersebut sebagai sesuatu yang “memalukan”.

Komentator ITV, Lee Dixon, juga mengaku terkejut karena yakin VAR akan membatalkan keputusan penalti tersebut.

Baca Juga :   Bukan Sekadar Kebocoran: Data TJE Football Consultant Terbuka Lebih Awal, Ekosistem Sepak Bola Usia Dini Ikut Tersentak

Mantan kepala PGMOL dan wasit FIFA, Keith Hackett, menilai gol Swiss seharusnya dianulir karena offside. Melalui media sosial X, ia menyebut insiden tersebut sebagai kegagalan teknologi.

Di sisi lain, analis wasit ITV, Christina Unkel, memberikan penjelasan berbeda. Menurutnya, berdasarkan protokol FIFA, grafik semi-otomatis offside hanya ditampilkan jika hasil pemeriksaan VAR berujung pada perubahan keputusan wasit.

Karena keputusan penalti tetap dipertahankan, FIFA tidak memiliki kewajiban untuk menampilkan garis atau grafik offside kepada publik.

Unkel juga membela teknologi yang digunakan FIFA di Piala Dunia 2026. Ia menegaskan bahwa sistem semi-otomatis terbaru memiliki tingkat akurasi yang jauh lebih tinggi dibandingkan kemampuan pengamatan manusia.

Di tengah kontroversi yang terus bergulir, Qatar akhirnya berhasil menghindari kekalahan. Saat pertandingan memasuki masa injury time, Boualem Khoukhi mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-94 untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Baca Juga :   Pawai Juara Liverpool Berakhir Tragis, Pria Tabrakkan Mobil ke Kerumunan Suporter: 79 Orang Terluka

Hasil tersebut membuat Qatar mengamankan satu poin penting pada laga pembuka mereka, sementara Swiss harus puas gagal meraih kemenangan yang sudah berada di depan mata.

Meski pertandingan berakhir imbang, kontroversi mengenai keputusan penalti dan transparansi VAR diperkirakan akan terus menjadi bahan perdebatan di sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.

Transfermarkt Pemain yang Disebut dalam Pertandingan

Berdasarkan estimasi nilai pasar terbaru, berikut nilai pemain yang terlibat dalam momen penting laga tersebut (kurs asumsi Rp18.000 per euro):

Pemain Nilai Pasar Setara Rupiah
Breel Embolo €14 juta sekitar Rp252 miliar
Remo Freuler €4 juta sekitar Rp72 miliar
Boualem Khoukhi €350 ribu sekitar Rp6,3 miliar

Nilai pasar dapat berubah sewaktu-waktu sesuai pembaruan data Transfermarkt.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Roberto De Zerbi Rombak Tottenham, Belanja Besar Demi Bangkit di Musim 2026/2027

TERMINALNEWS.ID, LONDON – Pelatih anyar Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, langsung...

Leapmotor C10 Resmi Meluncur di Indonesia, Tawarkan SUV Listrik Premium untuk Keluarga Modern

TERMINALNEWS.ID, TANGERANG – PT Indomobil National Distributor resmi menghadirkan Leapmotor C10...

Black Brothers Tampil Lagi di Acara HIKMU Jakarta, Ternyata Memiliki Akar dari Ternate

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Nama Black Brothers kembali menggema di panggung musik...

Mobil Instalasi Pengolahan Air Bersih PUPR Jawa Barat Untuk Perumda Tirta Kahuripan Leuwiliang Siap Bantu Warga Kekeringan

Laporan wartawan Terminalnews.ID/Je Sukapura TERMINALNEWS.ID, BOGOR - Upaya Persiapan teknis yang dilakukan...

- A word from our sponsors -