TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Upaya membantu warga yang terdampak kebakaran di kawasan Pasar H. Jiung, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, terus dilakukan berbagai pihak.
Salah satunya melalui pendirian dapur lapangan oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Metro Jaya yang menyiapkan ratusan porsi makanan untuk para pengungsi.
Pada Rabu (3/6/2026), Ditpamobvit Polda Metro Jaya mendistribusikan sekitar 500 porsi makanan siap santap kepada warga yang masih bertahan di sejumlah tenda pengungsian darurat pascakebakaran.
Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya, Kombes Pol Joko Sulistio, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

Menurutnya, keberadaan dapur lapangan di lokasi pengungsian diharapkan dapat membantu warga memperoleh makanan yang layak sekaligus mengurangi beban mereka selama masa pemulihan.
“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Bantuan makanan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para korban kebakaran,” kata Joko dalam keterangannya.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Ditpamobvit mengerahkan 32 personel yang tergabung dalam tim dapur lapangan. Tim dipimpin Kasubdit Waster Ditpamobvit AKBP Rusmiati Wahyu Lestari dan mulai beroperasi setelah melakukan koordinasi dengan aparat Kelurahan Kebon Kosong terkait lokasi penempatan fasilitas memasak.
Petugas tiba di area terdampak sekitar pukul 12.30 WIB sebelum memulai proses pengolahan makanan. Seluruh menu dimasak langsung di sekitar lokasi pengungsian sehingga dapat segera disalurkan kepada warga dalam kondisi hangat.
Setelah proses memasak selesai, ratusan boks makanan kemudian dibagikan ke lima titik tenda pengungsian yang menampung korban kebakaran. Distribusi bantuan berlangsung dengan pengawasan petugas guna memastikan seluruh warga terdampak menerima bantuan secara merata.

Joko menegaskan Polda Metro Jaya akan terus memantau perkembangan situasi di lokasi dan siap memberikan dukungan kemanusiaan apabila masih diperlukan.
“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi warga terdampak dan membantu mereka melewati masa sulit akibat musibah ini,” ujarnya.
Kegiatan kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung penanganan korban bencana sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga di pengungsian tetap terpenuhi selama proses pemulihan berlangsung.


