YOGYAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri),Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (3/5/2026). Pembangunan Mapolda ini dirancang mengusung konsep smart city dengan mengintegrasikan teknologi digital dalam sistem kerja kepolisian.
Dalam sambutannya, Sigit menegaskan bahwa pembangunan Mapolda DIY akan mengedepankan empat konsep utama yang menjadi fondasi transformasi layanan kepolisian modern.
Pertama, data-driven policing hub, yakni pusat kendali kepolisian berbasis data yang terintegrasi dari berbagai sumber secara real-time. Sistem ini diharapkan mampu membantu aparat dalam mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis fakta di lapangan.
Kedua, social listening and sentiment intelligence system. Melalui sistem ini, kepolisian dapat memantau sekaligus memahami opini serta sentimen masyarakat, khususnya di media sosial. Dengan demikian, respons terhadap berbagai isu publik dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat.
Ketiga, pembangunan Mapolda DIY juga akan dilengkapi cyber security defense center. Pusat ini berfungsi sebagai garda perlindungan digital yang menjaga sistem dan data dari berbagai ancaman siber, seperti peretasan, penipuan daring, hingga kejahatan digital lainnya.
Adapun konsep keempat adalah decision intelligence and knowledge system, yaitu sistem yang mampu mengolah data dan pengalaman menjadi basis pengetahuan. Sistem ini akan membantu pimpinan dalam menghasilkan keputusan yang lebih cerdas, akurat, dan berkelanjutan.
Menurut Sigit, penerapan empat konsep tersebut diharapkan dapat memperkuat peran kepolisian dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di era digital, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.[*]

