JAKARTA,TERMJNALNEWS.CO – Suasana belajar yang semula tenang di lapangan SDN 01 Kali Baru, Jakarta Utara, mendadak berubah menjadi kepanikan besar. Teriakan guru dan siswa pecah setelah sebuah mobil putih melaju tak terkendali dan menerobos kerumunan anak-anak yang sedang mengikuti kegiatan belajar di luar kelas. Beberapa siswa terlihat tersungkur, sementara lainnya berlarian menyelamatkan diri.
Dalam hitungan detik, suasana ceria berubah menjadi kekacauan.
Polda Metro Jaya memastikan bahwa sopir kendaraan tersebut telah diamankan. “Untuk sopir sudah diamankan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Kamis(11/12) Ia menegaskan bahwa seluruh aparat bergerak cepat setelah laporan masuk dan video kejadian beredar luas di media sosial.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz pun turun langsung ke lokasi. Setiba di TKP, ia menyaksikan sendiri sisa kepanikan: tas sekolah berserakan, sepatu kecil tercecer, dan para guru yang masih shock mendampingi siswa yang terluka.
“Prioritas utama membawa korban ke RS untuk ditangani medis,” kata Budi. Ambulans datang satu per satu, mengangkut para siswa yang mengalami luka akibat benturan.
Detik-Detik Mengguncang: Terekam Kamera Warga
Video yang diunggah akun Instagram @sekitaran_jakut memperlihatkan momen dramatis tersebut. Dalam rekaman, mobil putih itu tiba-tiba melompat dari area parkir dan langsung menerobos masuk ke lapangan upacara, tempat puluhan siswa sedang mengikuti kegiatan belajar.
“Mobil MBG tabrak siswa SD yang sedang belajar di lapangan,” tulis akun tersebut.
Berdasarkan informasi awal, kendaraan itu diduga merupakan mobil pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pengemudi diduga panik dan salah menginjak pedal rem yang seharusnya ditekan berubah menjadi pedal gas. Dalam sekejap, mobil melaju deras ke arah anak-anak.
Polisi Dalami Kasus, Warga Minta Penjelasan
Polisi masih melakukan olah TKP dan pemeriksaan mendalam. Identitas dan kondisi lengkap para korban belum sepenuhnya dipublikasikan, namun dipastikan seluruh siswa yang terdampak telah dibawa ke rumah sakit terdekat.
Di sekitar sekolah, orang tua murid berdatangan dengan wajah cemas. Beberapa tampak menahan tangis saat mencari anak mereka, sementara guru-guru berusaha menenangkan situasi.
Insiden ini meninggalkan luka mendalam bagi para siswa yang menyaksikannya, bagi para guru yang tak berdaya menghentikan laju mobil, dan bagi para orang tua yang hanya menginginkan anak mereka pulang dalam keadaan selamat.
Polisi mengimbau masyarakat untuk menunggu laporan resmi sembari memastikan bahwa seluruh korban mendapatkan perawatan terbaik. Namun satu hal pasti: hari yang seharusnya menjadi hari sekolah biasa berubah menjadi tragedi yang tak akan mudah dilupakan.


