BerandaNewsNasionalPerbatasan Bukan Zona Gelap!...

Perbatasan Bukan Zona Gelap! Kemenko Polkam Tinjau Langsung Pos-Pos RI–Timor Leste, Desak Internet Stabil untuk Pertahanan Negara

BELU,NTT,TERMINALNEWS.ID– Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melakukan kunjungan langsung ke sejumlah pos pengamanan perbatasan Indonesia–Timor Leste di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Peninjauan ini dilakukan untuk menilai kondisi akses telekomunikasi dan internet yang krusial dalam menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah tapal batas negara.

Rombongan dipimpin oleh Marsma TNI Agus Pandu Purnama, Asisten Deputi Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika, beserta tim dari Kedeputian V Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi. Kunjungan turut didampingi oleh Wadan Satgas Pamtas, Kapten Inf. Angga Singgih, yang memfasilitasi kunjungan ke sejumlah pos seperti Motaain, Turiskain, dan Fatubesi.

Masih Banyak Blankspot di Garis Perbatasan

Dari hasil pemantauan, ditemukan masih banyak titik di pos perbatasan yang mengalami keterbatasan akses internet dan sinyal seluler. Beberapa pos hanya bergantung pada modem pribadi dengan koneksi lemah, sementara beberapa lainnya belum memiliki sistem komunikasi darurat yang memadai.

Baca Juga :   Pelabuhan Patimban diharapkan Jadi Pemantik Potensi Bisnis

“Kita tidak bisa membiarkan wilayah strategis perbatasan menjadi zona gelap komunikasi. Keberadaan internet dan jaringan yang stabil di sini bukan hanya soal kenyamanan, tapi soal pertahanan dan kewaspadaan nasional,” ujar Marsma Agus Pandu di sela-sela kunjungan.

Petugas di lapangan juga menyampaikan bahwa lemahnya sinyal kerap menyulitkan koordinasi antar-pos, terutama dalam menghadapi potensi aktivitas lintas batas ilegal.

Dorong Perluasan Jaringan dan Komunikasi Terintegrasi

Sebagai tindak lanjut, Kemenko Polkam akan mendorong koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), khususnya BAKTI dan operator seluler, untuk memperluas cakupan jaringan di kawasan perbatasan. Kemenko Polkam juga menekankan perlunya penyediaan WiFi publik terbatas di pos-pos perbatasan serta integrasi sistem komunikasi antar-pos ke pusat komando keamanan wilayah.

Baca Juga :   Liga Jakarta U-17 2025: Raga Negeri vs ABC Wirayudha Imbang, Tunas Betawi Pesta Gol, Soccered Menang Telak

“Kita perlu pastikan setiap pos, sekecil apapun, memiliki akses komunikasi yang bisa diandalkan. Negara tidak boleh absen dari wilayah-wilayah ujungnya sendiri,” tegas Agus Pandu.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Kemenko Polkam untuk memperkuat ketahanan digital dan fisik di wilayah terdepan, terpencil, dan terluar Indonesia. Ke depan, kunjungan serupa akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan keberlanjutan dan keefektifan kebijakan di lapangan.| Foto : Istimewa.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -