TERMINALNEWS.ID, LONDON – Arsenal dilaporkan telah mengambil keputusan terkait masa depan Martin Zubimendi di tengah ketertarikan Chelsea. The Gunners disebut siap melepas gelandang asal Spanyol tersebut pada bursa transfer musim panas 2026.
Menurut laporan TEAMtalk, Arsenal bersedia menerima tawaran sekitar £77 juta untuk Zubimendi. Jika dikonversikan dengan kurs sekitar Rp22.000 per poundsterling, nilai tersebut mencapai sekitar Rp1,69 triliun.
Namun, kepindahan Zubimendi ke Chelsea belum tentu langsung terealisasi. Ada efek domino yang melibatkan gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, yang bisa menentukan apakah transfer tersebut akan terwujud.

Kedatangan Bruno Guimaraes Jadi Ancaman
Zubimendi baru bergabung dengan Arsenal menjelang musim 2025/2026 setelah sebelumnya menjadi andalan Real Sociedad. Namun, posisinya di skuad Mikel Arteta kini terancam setelah Arsenal mendatangkan Bruno Guimaraes.
Guimaraes diproyeksikan menjadi pasangan Declan Rice di lini tengah. Kondisi tersebut berpotensi membuat kesempatan bermain Zubimendi semakin terbatas.
Arteta juga beberapa kali lebih memilih Myles Lewis-Skelly dan Mikel Merino dibandingkan Zubimendi. Situasi itu menunjukkan bahwa pemain berusia 27 tahun tersebut mulai kehilangan tempat dalam hierarki lini tengah Arsenal.
Bahkan, Zubimendi pernah mengalami situasi kurang menyenangkan ketika diturunkan sebagai pemain pengganti sebelum kemudian kembali ditarik keluar oleh Arteta saat Arsenal menghadapi West Ham United dalam pertandingan penting perebutan gelar Liga Inggris musim lalu.

Arteta juga memilih memainkan Lewis-Skelly sejak awal pada final Liga Champions, sementara Zubimendi baru masuk dari bangku cadangan.
Chelsea Siapkan Transfer Zubimendi
Chelsea menjadi salah satu klub yang paling serius dikaitkan dengan Zubimendi. Kehadiran Xabi Alonso sebagai pelatih baru The Blues disebut menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong transfer tersebut.
Alonso ingin membangun skuad Chelsea sesuai dengan gaya bermainnya dan Zubimendi diyakini menjadi salah satu pemain yang menarik perhatiannya.
Meski demikian, transfer ini berpotensi bergantung pada masa depan Enzo Fernandez di Stamford Bridge.

Fernandez dikabarkan masuk radar Manchester City. Klub asal Manchester tersebut bahkan disebut mempertimbangkan tawaran senilai £120 juta atau sekitar Rp2,64 triliun untuk gelandang Argentina tersebut.
Namun, kepindahan Fernandez ke Manchester City kemungkinan baru akan terjadi apabila Rodri meninggalkan Etihad Stadium. Rodri sendiri dikaitkan dengan Barcelona.
Jika Fernandez benar-benar pergi, Chelsea kemungkinan membutuhkan pengganti di lini tengah. Kondisi tersebut dapat membuka jalan bagi Arsenal untuk melepas Zubimendi ke London Barat.
Real Madrid Masih Bisa Mengganggu
Chelsea bukan satu-satunya klub yang berpotensi memburu Zubimendi. Real Madrid juga pernah menunjukkan ketertarikan kepada sang gelandang sebelum Arsenal merekrutnya.
Jika Los Blancos gagal mendapatkan target utama mereka pada musim panas ini, kemungkinan mereka kembali mengejar Zubimendi masih terbuka.
Zubimendi sendiri masih terikat kontrak dengan Arsenal hingga 2030. Pada musim lalu, ia mencatatkan 57 penampilan, dengan torehan enam gol dan tiga assist.

Meski kontribusinya secara statistik tidak terlalu besar, Zubimendi tetap menjadi bagian dari skuad Arsenal yang berhasil menjuarai Premier League dan mencapai final Liga Champions.
Arsenal Masih Aktif di Bursa Transfer
Arsenal sendiri telah melepas sejumlah pemain pada musim panas ini, di antaranya Karl Hein, Jakub Kiwior, Christian Norgaard, dan Leandro Trossard.
Bursa transfer musim panas 2026 dijadwalkan ditutup pada 1 September. Arteta juga memberikan sinyal bahwa aktivitas Arsenal belum selesai.
Ketika ditanya apakah Arsenal masih akan mendatangkan pemain baru, Arteta menjawab bahwa klub memang masih berusaha mencari tambahan pemain.
“Itulah yang sedang kami coba lakukan. Jika ada pemain yang tepat di pasar dan bisa membuat kami jauh lebih baik, kami sangat ingin mendapatkannya.”
Dengan harga sekitar Rp1,69 triliun, masa depan Zubimendi kini menjadi salah satu saga transfer yang patut dinantikan. Namun, sebelum Chelsea benar-benar bergerak, situasi Enzo Fernandez dan Rodri bisa menjadi bagian penting dari efek domino transfer tersebut.

