JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Atlet wushu termuda dari DKI Jakarta, Agni Agustine Dimonim, berhasil membuat kejutan di ajang PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut). Di usianya yang baru 13 tahun, Agni berhasil meraih medali perunggu di nomor Nanquan Putri dengan total poin 9,563.
Pertandingan berlangsung di GOR Serba Guna Jalan Pancing, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Kamis (12/9/2024).
Medali emas dalam kategori ini diraih oleh Tasya Ayu Puspa Dewi (Jawa Barat) dengan poin 9,610, sedangkan medali perak diperoleh oleh sesama atlet DKI Jakarta, Alinskha Hanamaira, dengan total 9,596 poin.
“Saya tidak menyangka bisa menyumbangkan medali perunggu untuk kontingen DKI Jakarta. Senang banget,” ujar Agni setelah pertandingan.
Agni mengakui sempat merasa minder karena harus bertanding melawan atlet-atlet senior di ajang PON XXI/2024. Namun, berkat pengalaman berlatih selama empat tahun di Sasana Rajawali Jakarta, ia mampu mengatasi tekanan dan tampil maksimal. “Saya berusaha tampil nothing to lose,” ujar Agni, yang saat ini masih duduk di bangku kelas 9 di SMP Santo Paulus Jakarta.
Setelah sukses di PON, Agni akan kembali berlaga di Kejuaraan Dunia Wushu Junior di Brunei Darussalam yang akan berlangsung pada 22-30 September 2024.
Herman Wijaya, pemilik Sasana Rajawali Sakti dan manajer tim wushu DKI Jakarta, mengungkapkan bahwa Agni adalah atlet terbaik DKI Jakarta di nomor Nanquan. Meskipun masih muda, Agni memiliki potensi besar.
“Agni memang yang terbaik di nomor Nanquan di DKI Jakarta. Itu sebabnya kami menurunkannya di PON, agar ia mendapat pengalaman bertanding lebih banyak, apalagi ia akan tampil di Kejuaraan Dunia Wushu Junior di Brunei nanti,” ujar Herman.


