BerandaSportAceh dan Sumatera Utara...

Aceh dan Sumatera Utara Saling Berbagi Emas di Arung Jeram PON XXI/2024

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Tuan rumah PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara berbagi medali emas di cabang olahraga arung jeram nomor Down River Race (DRR) kategori R6. Perlombaan berlangsung di Sungai Alas Ketambe, Aceh Tenggara, Kamis (12/9/2024). Aceh meraih emas di sektor putra, sementara Sumatera Utara menguasai sektor putri.

Bagi Aceh, medali emas ini menjadi sejarah karena cabang olahraga arung jeram baru pertama kali dipertandingkan di ajang PON. PJ Bupati Aceh Tenggara, Drs. Syakir, M.Si., yang memantau langsung perlombaan, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya.

“Saya terharu, akhirnya emas pertama arung jeram bisa diraih oleh Aceh. Bangga, karena kami sebagai tuan rumah turut menyumbangkan medali emas,” ujar Syakir.

Baca Juga :   PB Djarum Sukses Meraih Gelar Juara Umum Dalam Turnamen Polytron Gubernur Cup 2023

Pada kategori putra, tim Aceh mencatat waktu tercepat, yakni 20 menit 45,05 detik, mengungguli Sumatera Utara yang finis kedua dengan selisih 13,92 detik. Kalimantan Selatan merebut perunggu dengan waktu 21 menit 12,10 detik. Tim Aceh berhasil melampaui Sumatera Barat yang hanya menempati posisi keempat dengan waktu 21 menit 38,60 detik. Total, ada tujuh provinsi yang mengikuti kategori ini.

Sementara itu, pada kategori putri, giliran Sumatera Utara yang mendominasi, mencatat waktu 22 menit 17,74 detik untuk meraih emas. Tim putri Aceh berada di posisi kedua dengan waktu 22 menit 35,02 detik, dan Kalimantan Timur menempati posisi ketiga dengan waktu 22 menit 51,95 detik.

Baca Juga :   Anjali Kirana dan Mischka Sinclaire Unggulan di ITF J60 Pusaka Indonesia Jakarta 2025

Peraturan yang diterapkan pada PON XXI/2024 membatasi setiap provinsi hanya bisa mengikuti dua nomor di tiap kategori, sesuai kesepakatan Rakernas 2022. Provinsi tidak boleh memilih nomor yang sama di setiap kategori, seperti jika mereka memilih sprint dan head-to-head di nomor R4, maka di nomor R6 mereka harus mengikuti slalom dan DRR.

Perlombaan hari pertama cabang arung jeram ini sempat tertunda hingga 4,5 jam akibat naiknya debit air di Sungai Alas setelah hujan deras mengguyur Taman Nasional Gunung Leuser. Race Director, Joni Kurniawan, mengatakan bahwa langkah ini diambil demi keselamatan peserta. Perlombaan yang awalnya dijadwalkan pukul 09.00 WIB akhirnya dimulai pada pukul 14.30 WIB setelah kondisi air dinyatakan aman.

Baca Juga :   Panahan Berjaya di AUG 2024, Berikan Tujuh Emas untuk Indonesia

Penundaan ini juga berdampak pada Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) yang akan dilaksanakan bersamaan dengan penyerahan medali untuk nomor DRR R4 putra dan putri pada hari kedua, Jumat (13/9/2024), di tempat yang sama.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -

spot_img