JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pasangan ganda asal Jepang, Yusuke Kusuhara dan Sunshuke Nakagawa, tampil gemilang untuk menjuarai nomor ganda putra Amman Men’s World Tennis Championship seri ketiga M-25 yang digelar di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Sabtu (9/8/2025).
Dalam partai final, Kusuhara/Nakagawa hanya membutuhkan waktu 54 menit untuk mengalahkan pasangan Patricio Alvarado (Ekuador) dan Koki Matsuda (Jepang) dengan skor meyakinkan 6-3, 6-0.
Kemenangan ini menegaskan dominasi keduanya di lapangan keras turnamen berhadiah total 30.000 dolar AS tersebut.
Sejak set pertama, Kusuhara/Nakagawa tampil agresif dengan mengandalkan strategi speed and power.
Pola permainan cepat dan bertenaga yang sama mereka peragakan ketika mengalahkan ganda tuan rumah Anthony Susanto/Alexander Chang di semifinal sehari sebelumnya.
Tekanan terus-menerus membuat Alvarado/Matsuda kesulitan keluar dari tekanan, sehingga Kusuhara/Nakagawa mampu mengamankan set pertama dengan skor 6-3.
Memasuki set kedua, dominasi pasangan unggulan kedua ini semakin tak terbendung. Segala upaya Alvarado/Matsuda untuk mengubah tempo permainan, baik dengan meningkatkan agresivitas maupun memperlambat ritme, tidak membuahkan hasil.
Kusuhara/Nakagawa justru semakin percaya diri dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 6-0, sekaligus memastikan gelar juara ganda putra M-25 Bali.
“Kami sangat bangga dan senang bisa meraih gelar juara di seri ketiga Amman Men’s World Tennis Championship,” ujar Kusuhara usai menerima trofi.
“Kemenangan ini adalah hasil kerja keras kami selama ini dan menjadi motivasi untuk tampil lebih baik di seri keempat pekan depan,” tambah Nakagawa.
Dengan gelar juara ini, Kusuhara/Nakagawa berhak atas hadiah uang sebesar 1.782 dolar AS serta tambahan 25 poin peringkat ITF.
Sementara itu, Alvarado/Matsuda sebagai runner-up memperoleh hadiah 1.023 dolar AS beserta trofi.
Kemenangan di Bali melengkapi catatan prestasi Kusuhara/Nakagawa yang pada tahun lalu juga sukses merebut gelar ganda di seri keenam M-15.
Konsistensi performa menjadi modal penting bagi keduanya dalam menghadapi turnamen-turnamen mendatang di rangkaian ITF Men’s World Tennis Tour.
Sementara di nomor tunggal, babak semifinal pada Sabtu (9/8/2025) menghadirkan kejutan besar.
Unggulan ketujuh asal India, Sasikumar Mukund, yang menempati peringkat 461 dunia, harus menyerah dari petenis Turki, Yanki Erel.
Erel tampil solid sejak awal laga dan mampu mengendalikan permainan, menutup set pertama dengan skor 6-2.
Pada set kedua, Mukund berusaha bangkit dengan variasi pukulan dan serangan dari garis belakang, namun tetap gagal menembus pertahanan Erel yang konsisten. Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan straight set 6-2, 6-3 bagi Erel.
Kemenangan tersebut mengantarkan Erel ke partai final, di mana ia akan menghadapi tantangan berat dari unggulan pertama asal Prancis, Arthur Gea.
Petenis berperingkat 278 dunia itu melaju ke final setelah mengatasi perlawanan sengit petenis Australia, Philip Sekulic.
Pertandingan Gea kontra Sekulic berlangsung ketat sejak awal. Set pertama harus ditentukan melalui tie-break, yang akhirnya dimenangkan Gea 7-6 (1).
Di set kedua, Gea tetap menjaga konsistensi permainan dan menutup laga dengan skor 6-4. Total, laga tersebut memakan waktu 2 jam 17 menit.
Final tunggal putra Amman Men’s World Tennis Championship seri ketiga M-25 dijadwalkan berlangsung pada Minggu (10/8/2025) di Lapangan A, Bali Beach Country Club, Nusa Dua.
Pertarungan antara Gea dan Erel diprediksi akan berlangsung ketat, mengingat keduanya sama-sama dalam performa terbaik sepanjang turnamen.
Hasil Pertandingan
Final Ganda Putra M-25 (Sabtu, 9 Agustus 2025)
1. Yusuke Kusuhara/Sunshuke Nakagawa (Jepang) mengalahkan Patricio Alvarado (Ekuador)/Koki Matsuda (Jepang) 6-3, 6-0.
Semifinal Tunggal Putra M-25 (Sabtu, 9 Agustus 2025)
1. Yanki Erel (Turki) mengalahkan Sasikumar Mukund (India) 6-2, 6-3.
2. Arthur Gea (Prancis) mengalahkan Philip Sekulic (Australia) 7-6 (1), 6-4.
Turnamen Amman Men’s World Tennis Championship seri ketiga M-25 ini merupakan bagian dari rangkaian ITF Men’s World Tennis Tour yang rutin digelar di berbagai negara.
Selain memperebutkan hadiah uang, turnamen ini juga menawarkan poin peringkat yang krusial bagi petenis untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen ITF.
Bagi Kusuhara/Nakagawa, kemenangan di Bali menjadi sinyal bahwa mereka layak diperhitungkan di ajang-ajang berikutnya.
Sementara di sektor tunggal, publik menantikan apakah Gea akan menegaskan statusnya sebagai unggulan utama atau Erel yang akan mencatat kejutan besar dengan merebut gelar.


