BerandaNewsNasionalUMKM Binaan Pertamina Panen...

UMKM Binaan Pertamina Panen Buyer Global di INACRAFT 2026, Transaksi Tembus Rp7,5 Miliar

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero) sukses mencuri perhatian pasar internasional dalam ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), 4–8 Februari.

Hingga hari ketiga pameran, nilai transaksi UMKM binaan Pertamina tercatat mencapai Rp7,5 miliar, terdiri dari penjualan ritel sebesar Rp3,8 miliar serta komitmen pembelian buyer senilai Rp3,7 miliar. Capaian ini sekaligus membuka peluang ekspor ke berbagai negara.

Salah satu pelaku UMKM yang menjadi sorotan adalah Bali Ayu, brand wellness dan aromaterapi asal Gianyar, Bali, milik Komang Yatik. Produk berbasis bahan alami dan kearifan lokal ini diminati buyer dari Eropa hingga Asia.

Baca Juga :   Menteri ATR/BPN dan Otorita IKN Sinkronkan Prosedur Pengukuran Tanah untuk Investor

“Saya tidak pernah membayangkan produk yang saya rintis dari Kramasan, Gianyar, bisa dipercaya buyer dari berbagai negara. Pameran seperti Inacraft dan pendampingan Pertamina benar-benar membuka jalan kami ke pasar global,” ujar Komang.

Minat buyer mancanegara datang dari Prancis, Belanda, Jerman, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, Argentina, Chili, hingga sejumlah negara Afrika. Buyer asal Malaysia bahkan menyepakati rencana pasokan rutin untuk pasar ritel negaranya.

Sementara itu, buyer dari Prancis pemilik jaringan outlet suvenir ternama melakukan pemesanan awal sekaligus komitmen pembelian berkelanjutan dalam skala besar. Buyer asal Maladewa memesan ribuan unit lilin berbahan batok kelapa, menandakan tingginya permintaan produk berkelanjutan berbasis kearifan lokal.

Baca Juga :   Wamenpar: Momentum ICI 2025 Perkuat Sinergi Infrastruktur dan Pariwisata

UMKM lain, Agrominafiber, juga mencatatkan ketertarikan buyer dari Argentina dan Jepang.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan capaian tersebut mencerminkan hasil pembinaan UMKM yang dilakukan secara konsisten.

“INACRAFT menjadi etalase strategis bagi UMKM binaan Pertamina untuk memperluas pasar dan membangun kepercayaan buyer global. Kami mendorong UMKM tidak hanya mengejar penjualan, tetapi juga memperkuat keberlanjutan usaha agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar internasional,” ujarnya.

Keikutsertaan UMKM binaan Pertamina di INACRAFT 2026 menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional sekaligus memperluas akses pasar global.

Sebagai perusahaan pemimpin transisi energi, Pertamina terus mendorong program yang berdampak langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta target Net Zero Emission 2060, sejalan dengan transformasi perusahaan berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis.

Baca Juga :   HUT RI Ke-79: Dr. Zastrouw Menegaskan Bahwa Nasionalisme Tetap Lelevan

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img