LONDON, TERMINALNEWS.ID – Klub Premier League, Tottenham Hotspur, kembali berada di ambang pergantian pelatih.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa Pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor akan meninggalkan klub dalam waktu dekat melalui kesepakatan bersama.
Pelatih asal Kroasia itu baru didatangkan pada Februari lalu untuk menggantikan Thomas Frank yang dipecat.
Tudor ditunjuk sebagai solusi sementara hingga akhir musim demi menyelamatkan Spurs dari ancaman degradasi.
Namun, situasi justru semakin memburuk. Dari lima pertandingan di bawah asuhan Tudor, Tottenham gagal meraih satu pun kemenangan. Mereka hanya mengumpulkan satu poin—saat bermain imbang melawan Liverpool.
Akibatnya, Spurs kini semakin dekat dengan zona degradasi Premier League. Klub asal London Utara itu hanya unggul satu poin dan satu peringkat dari tiga tim terbawah.
Kandidat Interim Mengemuka
Kondisi semakin sulit setelah Tudor menerima kabar duka meninggalnya sang ayah, Mario Tudor, tak lama setelah kekalahan telak 0-3 dari Nottingham Forest.
Dengan sisa tujuh pertandingan musim ini, Tottenham dikabarkan tengah mempertimbangkan dua nama untuk posisi pelatih interim, yakni Adi Hütter dan Chris Hughton.
De Zerbi dan Pochettino Masuk Radar
Untuk jangka panjang, dua nama disebut menjadi kandidat kuat pelatih permanen Spurs pada musim panas nanti, yakni Roberto De Zerbi dan Mauricio Pochettino.
Namun, keputusan akhir sangat bergantung pada apakah Tottenham mampu bertahan di Premier League atau justru terdegradasi.
Nama Pochettino menjadi opsi yang emosional bagi fans Spurs. Pelatih asal Argentina itu pernah menangani klub dari 2014 hingga 2019, membawa Tottenham dua kali bersaing dalam perebutan gelar liga dan mencapai final Liga Champions.
Pochettino Gatel Ingin Melatih di Inggris
Dalam wawancara dengan L’Equipe, Pochettino mengungkapkan kerinduannya terhadap atmosfer sepak bola Inggris.
“Saya merindukan dunia sepak bola di Inggris. Saya mencintai negara ini, budayanya, dan budaya sepak bolanya. Bagi siapa pun yang memiliki semangat kompetitif dan ingin menguji batasnya, ini adalah tempat yang ideal,” ujarnya.
Ditahan PSG Saat Ingin Kembali ke Spurs
Setelah meninggalkan Tottenham pada 2019, Pochettino sempat menganggur sebelum akhirnya melatih Paris Saint-Germain pada 2021.
Di klub Prancis tersebut, ia sempat dikaitkan dengan kepulangan ke Spurs. Namun, PSG menolak melepasnya. Pochettino kemudian bertahan dan berhasil membawa tim menjuarai Ligue 1 musim 2021/2022 sebelum hengkang di akhir musim.
Ia juga mengungkapkan bahwa bukan hanya Tottenham yang menghubunginya saat itu.
“Bukan hanya Tottenham, ada klub-klub besar lain juga. Saya memiliki beberapa opsi, tetapi klub memilih untuk tidak mempertimbangkannya,” jelasnya.
Tottenham Hotspur Semakin Kritis
Dengan performa yang terus menurun dan posisi di klasemen yang semakin mengkhawatirkan, Tottenham kini berada dalam tekanan besar. Keputusan terkait pelatih berikutnya bisa menjadi penentu nasib mereka, apakah tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris atau harus turun divisi musim depan.


