BerandaSportNaufal Fawwaz Ungkap Alasan...

Naufal Fawwaz Ungkap Alasan dan Pengalaman Melatih di China

Laporan wartawan Terminalnews.co, Farhan Hernawan

CIPANAS, TERMINALNEWS.ID – Pelatih bulutangkis asal Indonesia, Naufal Fawwaz, mengungkapkan alasan di balik keputusannya berkarier di China.

Menurutnya, faktor utama adalah tingginya apresiasi serta dukungan dari ekosistem bulutangkis setempat terhadap pelatih asing, khususnya mereka yang memiliki rekam jejak sebagai juara di level nasional maupun internasional.

Ia menjelaskan bahwa perusahaan-perusahaan yang menaungi klub bulutangkis di China memberikan dukungan yang sangat serius, baik dari segi fasilitas maupun pengembangan karier.

Hal tersebut, kata Naufal Fawwaz, memberinya ruang untuk mendedikasikan ilmu secara maksimal dalam lingkungan yang sangat menghargai kompetensi dan pengalaman profesional.

788221a2 dcac 4571 aa08 3babed499839
Naufal Fawwaz Ungkap Alasan dan Pengalaman Melatih di China – Naufal (depan/Foto-foto dok. pribadi)

Dalam menjalankan tugasnya, Naufal Fawwaz menerapkan metode pelatihan yang mengombinasikan standar program nasional China dengan kurikulum yang ia kembangkan dari pengalaman panjangnya sebagai mantan atlet nasional.

Baca Juga :   Jadi Ketua IPSI Jakarta Utara kok Dibatasi Umur?

“Di China terdapat kebutuhan besar terhadap pelatih yang memiliki “insting lapangan” dari pengalaman kompetisi internasional,” ungkap Naufal.

Naufal Fawwaz juga menilai Indonesia memiliki banyak mantan atlet berkualitas tinggi yang mampu membawa keunggulan tersendiri. Naufal Fawwaz mengaku menghadirkan pemahaman teknis serta strategi mental yang tidak hanya bersumber dari teori, tetapi juga dari pengalaman langsung di lapangan.

“Fokusnya adalah menjembatani disiplin ketat khas China dengan teknik kreatif ala bulutangkis Indonesia—sebuah pendekatan yang sejauh ini mendapat apresiasi tinggi dan investasi serius dari klub-klub di sana,” jelas Naufal Fawwaz.

Lebih lanjut, Naufal Fawwaz membagikan pengalaman suka dan duka selama berkarier di Negeri Tirai Bambu. Dari sisi positif, ia merasa sangat disambut dan dihargai secara profesional.

Baca Juga :   Medan Dipilih sebagai Tuan Rumah 2 Turnamen Internasional di Dunia Bulutangkis

Naufal Fawwaz juga merasakan kepuasan tersendiri saat melihat anak didiknya meraih gelar juara atau menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Bahkan, manajemen klub disebutnya sangat memperhatikan kesejahteraan pelatih, termasuk memberikan apresiasi langsung atas keberhasilan para atlet.

Namun, di balik itu, Naufal Fawwaz juga menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam hal bahasa dan adaptasi budaya di awal masa kerjanya.

Naufal Fawwaz mengakui bahwa komunikasi teknis dalam bulutangkis membutuhkan detail tinggi, sehingga diperlukan waktu dan usaha ekstra agar instruksi dapat tersampaikan dengan baik.

Meski demikian, diakui Naufal Fawwaz, proses adaptasi tersebut justru menjadi pengalaman berharga yang memperkaya kemampuan interpersonalnya sebagai pelatih di kancah internasional.

Baca Juga :   Timnas Futsal Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final Usai Bungkam Bahrain 5-1

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Kemenkop Perkuat Sinergi Kadiskop Selindo Untuk Operasionalisasi KDKMP

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar Rapat koordinasi nasional (Rakornas)...

Pemkot Jakarta Timur Kembalikan Fungsi Trotoar Lewat Operasi Penertiban Serentak

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur kembali menggelar Operasi...

PT Astra Internasional Serahkan Gedung Sekretariat Muslimat NU DKI Jakarta ke Pemkot Jaktim

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menandatangani Berita Acara...

Final Coppa Italia 2026 Live di ANTV: Lazio vs Inter Tayang Kamis Dini Hari

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Pertandingan puncak ajang Coppa Italia 2025/2026 siap memanaskan...

- A word from our sponsors -

spot_img