BerandaSportSoccerShea Lacey Bersinar di...

Shea Lacey Bersinar di Manchester United, Kai Rooney Mulai Tebar Ancaman dari Akademi

Manchester United mulai menuai hasil dari pembinaan pemain mudanya. Shea Lacey menunjukkan perkembangan pesat setelah tampil menentukan dalam kemenangan dramatis atas AS Roma di Liga Champions. Sementara itu, Kai Rooney, putra legenda klub Wayne Rooney, juga mulai mencuri perhatian lewat ketajamannya bersama tim akademi.

TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER – Manchester United tampaknya memiliki alasan untuk optimistis terhadap masa depan mereka. Di tengah upaya membangun kembali kekuatan tim utama, dua pemain muda jebolan akademi mulai memperlihatkan potensi besar untuk menjadi bagian penting dari perjalanan klub pada masa mendatang.

Nama pertama yang tengah menjadi sorotan adalah Shea Lacey. Pemain berusia 19 tahun itu mulai menunjukkan perkembangan signifikan setelah mendapatkan kesempatan tampil bersama tim utama Manchester United musim ini.

Puncaknya terjadi saat Manchester United menghadapi AS Roma dalam pertandingan Liga Champions, tengah pekan ini. Masuk sebagai pemain pengganti ketika Setan Merah tertinggal 1-2, Lacey ikut berperan dalam kebangkitan luar biasa yang membawa United menang 3-2.

Lacey masuk pada menit ke-75 menggantikan Amad Diallo. Meski hanya memiliki waktu sekitar 15 menit untuk memberikan kontribusi, pemain sayap tersebut mampu menunjukkan kualitas yang membuat publik Old Trafford bergemuruh.

manchester united academy graduate shea lacey pumps badge
Shea Lacey Bersinar di Manchester United, Kai Rooney Mulai Tebar Ancaman dari Akademi (givemesport)

Pada menit ke-86, Lacey melepaskan umpan matang yang membebaskan Matheus Cunha di dalam kotak penalti. Cunha kemudian menyelesaikan peluang tersebut dengan sepakan ke tiang dekat untuk membawa Manchester United berbalik unggul 3-2.

Kemenangan itu menjadi salah satu hasil penting bagi United sekaligus mengurangi tekanan terhadap pelatih Michael Carrick menjelang pertandingan melawan Aston Villa di Old Trafford, Minggu.

Perjalanan Shea Lacey Menuju Tim Utama

Perkembangan Lacey tidak terjadi dalam semalam. Pemain kelahiran akademi Manchester United itu sudah mendapatkan kesempatan mencicipi atmosfer tim utama sejak musim lalu.

Pada musim sebelumnya, Lacey tercatat empat kali tampil sebagai pemain pengganti. Kesempatan kembali datang pada awal musim ini ketika dia dimainkan dari bangku cadangan dalam pertandingan melawan Hull City dan Sabah.

Baca Juga :   Erling Haaland Potong Rambut, Tinggalkan Gaya Ikonik Jelang Musim Baru Manchester City

Namun, kepercayaan lebih besar baru diberikan Carrick ketika menurunkannya sebagai starter untuk pertama kali dalam pertandingan Piala Liga Inggris (EFL Cup) menghadapi Brighton and Hove Albion di Old Trafford.

Lacey langsung menjawab kepercayaan tersebut dengan cara mengesankan. Baru delapan menit pertandingan berjalan, dia mencetak gol pembuka melalui penyelesaian menggunakan kaki kiri.

Sayangnya, gol tersebut tidak cukup untuk menghindarkan Manchester United dari kekalahan 2-3. Padahal, mereka sempat unggul dua gol hanya dalam 10 menit pertama pertandingan.

Setelah penampilan tersebut, Lacey kembali mendapatkan kesempatan tampil sebagai pemain pengganti dalam dua pertandingan Liga Champions dan saat United menghadapi Bournemouth di kandang sendiri.

Kontribusinya ketika menghadapi Roma menjadi bukti bahwa pemain muda tersebut semakin siap bersaing di level tertinggi.

Perjalanan Lacey menuju tim utama juga memiliki sejumlah catatan penting. Pada April 2024, ketika berusia 17 tahun, dia menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Manchester United.

Pada Oktober 2025, Lacey menjalani debut bersama timnas Inggris U-20. Sebulan kemudian, pelatih Ruben Amorim memasukkan namanya ke dalam daftar pemain Manchester United untuk pertama kalinya.

Pada Desember 2025, dia menjalani debut senior bersama Setan Merah sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Aston Villa. Sementara pada September 2026, dia mencetak gol dalam kesempatan pertama menjadi starter saat melawan Brighton.

Kai Rooney, Pewaris Ketajaman Sang Ayah?

Ketika Lacey mulai mendapatkan tempat di tim utama, Manchester United ternyata memiliki talenta muda lain yang juga menarik perhatian di akademi.

Dia adalah Kai Rooney, putra mantan penyerang sekaligus legenda Manchester United, Wayne Rooney.

Meski baru menginjak usia 17 tahun, Kai sudah memperlihatkan perkembangan yang menjanjikan. Bahkan, penampilannya membuat dia mulai mendapatkan kesempatan bermain bersama kelompok usia yang lebih tinggi.

Baca Juga :   18 Klub Siap Adu Strategi di Liga Soeratin U15-U17 Piala Gubernur Jakarta 2026-2027

Ketajamannya di depan gawang menjadi salah satu alasan utama klub memberikan kepercayaan tersebut.

Kai baru menjalani penampilan pertamanya di kompetisi Premier League U-18 musim ini pada 17 Oktober 2026. Namun, dalam empat pertandingan sejak saat itu, dia mampu mencetak enam gol dan menyumbangkan satu assist.

Secara keseluruhan, catatan Kai bersama Manchester United U-18 juga cukup impresif.

Statistik Kai Rooney bersama Manchester United U-18:

Catatan Jumlah
Penampilan 11
Gol 8
Assist 2

Salah satu penampilan terbaiknya terjadi ketika Manchester United mengalahkan Burnley dengan skor telak 6-0. Dalam pertandingan tersebut, Kai menjadi bintang dengan mencetak empat gol.

Dia juga sudah mendapatkan kesempatan tampil sebagai pemain pengganti bersama tim U-21. Selain itu, Kai masuk dalam skuad Manchester United untuk pertandingan UEFA Youth League menghadapi Atletico Madrid dan AS Roma.

Kesempatan bermain di kelompok usia lebih tinggi tersebut menunjukkan bahwa klub memiliki kepercayaan terhadap perkembangan pemain muda berusia 17 tahun itu.

Dinilai Memiliki Naluri Gol yang Tajam

Perkembangan Kai juga mendapat perhatian dari sejumlah orang di lingkungan internal Manchester United.

Dalam wawancara dengan The Athletic, salah satu sumber internal klub menyebut Kai menunjukkan perkembangan yang positif. Kepercayaan tersebut terlihat dari kesempatan yang diberikan kepadanya untuk masuk skuad UEFA Youth League dan U-21, meskipun usianya masih relatif muda.

“Dia berkembang dengan baik dan kami memiliki keyakinan terhadap kemampuannya. Itulah alasan dia masuk dalam skuad Youth League dan U-21, yang keduanya berada di kelompok usia lebih tinggi darinya. Dia memiliki banyak bakat dan yang terpenting adalah terus mengembangkannya,” ujar sumber tersebut.

Sumber lain di klub memberikan penilaian lebih detail mengenai karakter permainan Kai.

Baca Juga :   Liverpool Segera Tunjuk Andoni Iraola, Yan Diomande Jadi Target Utama Pengganti Mohamed Salah

Menurutnya, Kai merupakan pemain yang memiliki naluri mencetak gol kuat, kecepatan dalam mencari ruang di belakang pertahanan lawan, serta kemampuan melakukan akselerasi dalam jarak pendek.

“Dia seorang pencetak gol yang memiliki kecepatan untuk melepaskan diri dari kawalan lawan. Dalam jarak lima hingga 10 yard, dia sangat eksplosif,” ungkap sumber tersebut.

Secara postur, Kai disebut memiliki perawakan yang relatif mirip dengan sang ayah, Wayne Rooney. Tubuhnya tidak terlalu tinggi, tetapi kuat, kokoh, dan agresif ketika bermain.

Dia juga dinilai memiliki akurasi tembakan yang baik dengan tendangan keras dan bersih. Meski demikian, konsistensi masih menjadi aspek yang perlu terus ditingkatkan.

“Dia bukan pemain bertubuh besar. Posturnya kemungkinan akan menyerupai ayahnya. Kecil, kekar, dan agresif. Ketika sedang berada dalam performa terbaik, dia bisa membuat penonton terpukau,” tambah sumber tersebut.

Dua Talenta, Harapan Baru Old Trafford

Menariknya, Shea Lacey dan Kai Rooney memiliki kesamaan dalam karakter permainan. Keduanya sama-sama dominan menggunakan kaki kiri dan lebih sering beroperasi di sektor sayap kanan.

Perkembangan Lacey yang kini mulai mendapatkan tempat di tim utama tentu menjadi gambaran positif bagi Kai. Namun, perjalanan keduanya tetap membutuhkan proses dan konsistensi.

Bagi Manchester United, kemunculan talenta seperti Lacey dan Kai menjadi modal penting untuk membangun masa depan klub melalui akademi.

Suporter tentu berharap Kai mampu mengikuti jejak sang ayah yang pernah menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah klub.

Namun, nama besar Wayne Rooney bukanlah jaminan. Kai tetap harus membuktikan kemampuannya sendiri, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Jika mampu menjaga perkembangan dan konsistensi permainan, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan publik Old Trafford akan kembali menyaksikan nama Rooney menghiasi skuad utama Manchester United.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Garena Tomb Busters Buka Closed Beta 12 November, Hadirkan Horor dari Folklor Asia Tenggara

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Garena, developer dan publisher game global, resmi mengumumkan...

Film Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?, Potret Keresahan Anak Muda Menghadapi Kerasnya Dunia Kerja

Dibintangi Aurora Ribero, Rey Bong, Gabriella Ekaputri, hingga Arafah Rianti, film...

Usai Tampil Perdana di Festival Film Tokyo dan Raih Penghargaan, Desember Jani Rilis Trailer dan Poster

Film debut panjang Ariani Darmawan yang dibintangi Sigi Wimala, Tutie Kirana,...

SAAT PARPOL DAN PERS KOMPAK BERSUARA — PENYADAPAN PRESIDEN BUKAN LAGI URUSAN POLISI

JIKA KEMARIN hanya Yusril dan SBY yang bicara, hari ini, Kamis...

- A word from our sponsors -