TERMINALNEWS.ID, LONDON – Erling Haaland tampil dengan penampilan baru menjelang laga pembuka Manchester City di Premier League melawan Bournemouth. Striker asal Norwegia itu mengejutkan penggemar setelah memangkas rambut panjang yang selama ini menjadi salah satu ciri khasnya.
Haaland memamerkan gaya rambut barunya melalui media sosial pada Minggu (23/8/2026). Ia mengunggah sejumlah foto yang memperlihatkan proses perubahan penampilannya.
Dalam unggahan awal, pemain berusia 26 tahun itu menulis, “Short hair don’t care.” Tak lama kemudian, Haaland kembali membagikan video transformasinya dengan keterangan, “New season, new trim.”
Perubahan tersebut langsung mendapat perhatian dari para penggemar. Salah satu orang yang ikut terkejut adalah Jude Bellingham, mantan rekan setim Haaland di Borussia Dortmund. Bellingham memberikan reaksi singkat, “No way.”
Sejumlah penggemar juga memberikan komentar bernada candaan. Ada yang mengaku tidak menyangka Haaland akan memangkas rambutnya. Sementara penggemar lainnya mengaitkan perubahan tersebut dengan performanya di Fantasy Premier League (FPL).
“Yang tidak memasukkan Haaland ke tim FPL mereka telah membuat kesalahan besar. Efek rambut baru akan segera datang,” tulis salah satu penggemar.
Komentar lain bahkan menghubungkan rambut Haaland dengan kisah Samson dalam Alkitab yang dipercaya kehilangan kekuatannya setelah rambutnya dipotong.

Pernah Dilarang Potong Rambut oleh Zlatan
Keputusan Haaland memangkas rambutnya cukup menarik perhatian karena sebelumnya ia pernah mengungkapkan nasihat yang diterimanya dari Zlatan Ibrahimovic.
Menjelang Piala Dunia, Haaland pernah ditanya apakah dirinya mempertimbangkan untuk mencukur rambut demi turnamen tersebut. Ia justru mengingat pesan mantan striker Swedia itu.
“Zlatan mengatakan kepada saya, jangan pernah memotong rambut karena kekuatannya ada di rambut,” kata Haaland.
Namun, kini Haaland justru tampil dengan rambut pendek untuk menyambut musim baru.
Haaland Bisa Jadi Kapten Manchester City?
Selain perubahan gaya rambut, Haaland juga menjadi salah satu kandidat kapten Manchester City setelah Bernardo Silva meninggalkan klub.
Di era Pep Guardiola, Manchester City biasanya memiliki kelompok kepemimpinan yang dipilih oleh para pemain. Namun, pada musim terakhir Guardiola, Silva ditunjuk secara langsung sebagai kapten.
Saat ini, Ruben Dias, Haaland dan Rodri disebut berada dalam kelompok kepemimpinan Manchester City. Namun, pelatih baru City, Enzo Maresca, memiliki aturan yang berpotensi membuat Haaland kesulitan menjadi kapten.
Maresca mengungkapkan bahwa ketika masih menangani Leicester City dan Chelsea, ia menerapkan aturan khusus kepada kapten.
“Di Leicester dan Chelsea, saya punya aturan bahwa ketika kami mencetak gol, kapten harus datang ke bangku cadangan untuk menerima instruksi,” ujar Maresca, seperti dikutip The Athletic.
Menurutnya, aturan tersebut menjadi masalah apabila Haaland yang dipercaya sebagai kapten.
“Tapi kalau kapten yang mencetak gol, dia boleh merayakan. Kalau Erling yang menjadi kapten, ya, kita punya masalah. Bisa dibayangkan?” kata Maresca.
Maresca menjelaskan, kapten tetap perlu datang ke pinggir lapangan untuk mendapatkan instruksi, bahkan ketika pertandingan baru berjalan beberapa menit.
Ia mencontohkan Ruben Dias yang datang ke bangku cadangan dalam pertandingan Manchester City sebelumnya untuk menerima arahan dan penyesuaian taktik.
Dengan demikian, Haaland kini menghadapi musim baru dengan penampilan berbeda sekaligus peluang baru dalam struktur kepemimpinan Manchester City.

