TERMINALNEWS.ID, LIVERPOOL – Liverpool dikabarkan semakin dekat untuk menunjuk pelatih asal Spanyol, Andoni Iraola, sebagai manajer baru mereka. Kesepakatan antara kedua belah pihak disebut telah tercapai dan pengumuman resmi diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat.
Manajemen Liverpool berharap Iraola mampu membawa klub kembali bersaing di papan atas setelah menjalani musim yang sulit, baik di dalam maupun luar lapangan. The Reds gagal mempertahankan gelar Liga Inggris dan hanya mampu finis di posisi kelima klasemen akhir, tertinggal 25 poin dari juara, Arsenal.
Musim Liverpool juga diwarnai berbagai masalah, termasuk kehilangan tragis Diogo Jota serta cedera yang terus mengganggu rekrutan termahal klub, Alexander Isak.
Di sisi lain, Iraola tampil impresif bersama AFC Bournemouth. Pelatih berusia 43 tahun tersebut sukses membawa Bournemouth finis di posisi keenam dan mengamankan tiket ke kompetisi Eropa setelah menjalani paruh kedua musim yang luar biasa.
Iraola dikenal sebagai salah satu pelatih muda terbaik di Eropa saat ini. Filosofi sepak bolanya yang agresif, penuh tekanan tinggi, dan intensitas tinggi dianggap sangat cocok dengan identitas permainan yang selama ini disukai para pendukung Liverpool.
Meski masih memiliki sejumlah pemain berkualitas, Liverpool diperkirakan akan melakukan perubahan besar pada bursa transfer musim panas ini. Kepergian Mohamed Salah, Andy Robertson, dan Ibrahima Konate membuat klub harus mencari pengganti yang sepadan.
Area lini serang menjadi fokus utama karena berkurangnya kualitas dan kedalaman skuad setelah hengkangnya Salah. Liverpool kini bergerak aktif mencari sosok yang dapat mengisi posisi penyerang sayap kanan yang ditinggalkan bintang Mesir tersebut.
Salah satu nama yang muncul sebagai target utama adalah wonderkid milik RB Leipzig, Yan Diomande.
Pemain berusia 19 tahun itu tampil luar biasa sepanjang musim 2025/26 dengan mencetak 13 gol dan menyumbang 10 assist untuk Leipzig. Statistik tersebut terbilang impresif mengingat usianya yang masih sangat muda.
Menurut laporan dari Jerman, Leipzig mematok harga hingga 130 juta poundsterling untuk sang pemain. Dengan kurs sekitar Rp22.000 per poundsterling, nilai transfer tersebut setara dengan sekitar Rp2,86 triliun.
Selain produktif dalam mencetak gol dan assist, Diomande juga dikenal memiliki kemampuan pressing yang tinggi, etos kerja luar biasa, serta kecepatan yang kerap merepotkan lini pertahanan lawan.
Pakar transfer asal Italia, Fabrizio Romano, mengungkapkan bahwa Liverpool saat ini sedang melakukan negosiasi untuk mendatangkan Diomande.
Namun, Liverpool bukan satu-satunya peminat. Juara Prancis, Paris Saint-Germain, juga disebut aktif menjalin komunikasi dengan perwakilan sang pemain.
Menurut Romano, pihak Diomande ingin masa depannya segera diputuskan sebelum dimulainya Piala Dunia pada 11 Juni agar pemain bisa fokus sepenuhnya pada turnamen tersebut.
“Liverpool sedang bernegosiasi dan sangat serius mengejar pemain ini. PSG juga berbicara dengan kubu pemain. Persaingan sedang berlangsung,” ujar Romano.
“Saya bisa mengatakan bahwa preferensi dari pihak pemain adalah menyelesaikan transfer secepat mungkin sebelum Piala Dunia dimulai. Mereka ingin mempercepat prosesnya, tetapi semuanya akan bergantung pada Leipzig karena negosiasi dengan klub tersebut tidak pernah mudah.”
Banyak pihak menilai Diomande memiliki karakteristik yang sangat cocok dengan sistem permainan Iraola. Perbandingan bahkan muncul dengan mantan anak asuh Iraola di Bournemouth, Antoine Semenyo.
Semenyo berkembang pesat di bawah arahan Iraola dan berhasil mencetak 10 gol di Liga Inggris sebelum akhirnya pindah ke Manchester City pada bursa transfer Januari.
Jurnalis sepak bola Jerman, Seb Stafford-Bloor, yang mengikuti perkembangan Diomande sepanjang musim 2025/26 bahkan menyebut pemain asal Pantai Gading itu mengingatkannya pada Semenyo.
Meski banderol hampir Rp3 triliun membuat transfer ini tidak akan mudah terwujud, Diomande dinilai memiliki seluruh atribut yang dibutuhkan untuk berkembang di bawah asuhan Iraola dan menjadi wajah baru lini serang Liverpool pasca-era Mohamed Salah.


