BerandaSportReporter Senior Didepak dari...

Reporter Senior Didepak dari Peliputan Wimbledon Usai Berseteru dengan Novak Djokovic

WIMBLEDON, TERMINALNEWS.ID – Seorang jurnalis veteran Wimbledon, Tony Jones, resmi dicoret dari tim peliputan ajang bergengsi tersebut tahun ini setelah terlibat perseteruan terbuka dengan legenda tenis dunia, Novak Djokovic.

Djokovic, yang telah mengoleksi 24 gelar Grand Slam termasuk tujuh titel Wimbledon, tak diragukan lagi merupakan salah satu petenis terbaik sepanjang masa.

Di usianya yang ke-38, Djokovic memasuki Wimbledon 2025 dengan peluang besar untuk menyamai rekor Roger Federer dengan meraih gelar Grand Slam ke-25.

Namun, sejak kemenangan terakhirnya di ajang mayor terjadi pada US Open 2023, muncul anggapan bahwa masa keemasan Djokovic telah lewat.

pul 3
Novak Djokovic (givemesport)

Banyak pihak menilai era baru tenis pria kini dipimpin oleh bintang muda seperti Carlos Alcaraz, Jannik Sinner, dan Jack Draper.

Di tengah perdebatan tersebut, pernyataan kontroversial dari reporter asal Australia, Tony Jones, dinilai kelewat batas dan memicu respons keras dari Djokovic. Insiden ini diyakini menjadi alasan utama di balik absennya Jones dari peliputan Wimbledon tahun ini.

Baca Juga :   Tim Paralayang Indonesia Raih Medali Emas dan Perunggu di Kejuaraan Dunia

Sindiran Tajam Saat Australian Open

Insiden bermula saat Australian Open 2025. Dalam siaran Channel Nine—stasiun tempatnya bekerja—Tony Jones menyindir Djokovic secara terbuka, bahkan ikut menyanyikan yel-yel yang menghina sang juara bertahan.

“Novak, dia overrated. Novak itu sudah habis,” ujar Jones saat para penggemar Serbia menyanyikan dukungan untuk Djokovic.

Jones juga sempat menyinggung deportasi Djokovic dari Australia pada 2022 terkait pelanggaran aturan COVID-19. “Novak, usir dia… Untung mereka nggak dengar aku,” tambahnya.

Pernyataan itu memicu kemarahan Djokovic, yang kemudian menolak melakukan wawancara pasca-pertandingan bersama Jim Courier, yang saat itu bertugas untuk Channel Nine.

“Saya ingin menjelaskan alasan mengapa wawancara tidak dilakukan di lapangan,” kata Djokovic dalam konferensi pers.

Baca Juga :   Fun Bike Pokja PWI Wali Kota Jakarta Utara Sudah Tutup Pendaftaran, Peserta Membludak

“Beberapa hari lalu, seorang jurnalis dari Channel Nine mengejek penggemar Serbia dan melontarkan komentar ofensif terhadap saya. Karena tidak ada permintaan maaf dari pihak yang bersangkutan maupun dari Channel Nine, saya memilih tidak memberikan wawancara kepada mereka.”

Permintaan Maaf Langsung di Televisi

Tak lama setelah reaksi Djokovic, Tony Jones menyampaikan permintaan maaf secara langsung di televisi.

Ia mengaku bahwa komentarnya diniatkan sebagai bentuk humor, namun menyadari bahwa telah melukai perasaan Djokovic dan para penggemarnya.

“Saya sudah menghubungi pihak Djokovic dua hari lalu dan menyampaikan permintaan maaf. Jika Novak merasa tidak dihormati, saya benar-benar menyesal,” ucap Jones.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya merasa telah mengecewakan komunitas penggemar Serbia. “Saya pikir ini hanya candaan yang biasa terjadi antara pemain dan penonton, tapi rupanya tidak diterima seperti itu. Saya sungguh menyesal.”

Baca Juga :   Rayhan Absen di Kejurnas Golf Junior 2024 di Jababeka Golf & Country Club
pul 4
dok. givemesport

Meski Djokovic menerima permintaan maaf tersebut dan menyatakan ingin melupakan insiden itu, Channel Nine tampaknya mengambil keputusan tegas. Tony Jones tidak dilibatkan dalam peliputan Wimbledon 2025—sebuah langkah mengejutkan mengingat statusnya sebagai reporter senior.

Tiket Wimbledon 2025 Masih Tersedia, Ini Tempat Membelinya

Meski undian tiket resmi Wimbledon telah ditutup, penggemar masih bisa mendapatkan tiket melalui sejumlah penyedia resmi dan platform penjualan kembali (resale).

Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman eksklusif, situs Seat Unique menawarkan tiket VIP seperti Debenture Behind The Server dan Debenture Front 5 Rows, yang memberikan pemandangan lapangan terbaik dan akses eksklusif.

Sementara itu, tiket resale juga tersedia di platform seperti StubHub dan Viagogo. Meski harganya bisa lebih tinggi, Anda tetap bisa menikmati serunya Wimbledon secara langsung.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Tiga Pemain Muda yang Pernah Dijagokan Jose Mourinho di Chelsea, Begini Nasib Mereka Sekarang

TERMINALNEWS.ID, LONDON - Jose Mourinho dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik...

Magister Ilmu Komunikasi FISIP UPN Veteran Jakarta – Universiti Teknologi MARA Gelar Student Mobility dan Guest Lecture

TERMINALNEWS.ID, SELANGOR – Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial...

Maman Abdurrahman: Suku Bunga KPPS Ditetapkan Sebesar 8 Persen Flat per Tahun

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama...

Mitsubishi Fuso Tawarkan Solusi Cold Chain Terintegrasi untuk Industri Pangan

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Menjaga kualitas produk pangan selama proses distribusi bukan...

- A word from our sponsors -