JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Wakil Gubernur DKI Jakarta, , menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Kompetisi Dai dan Daiyah Masa Depan Piala Gubernur DKI Jakarta tingkat SMA, SMK, dan MA se-DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Dalam sambutannya, Rano Karno mendorong para dai dan daiyah muda untuk menjadi teladan sekaligus penyebar pesan kebaikan di tengah masyarakat. Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi wadah positif bagi generasi muda Jakarta untuk mengasah kemampuan berdakwah serta mengembangkan potensi diri.
“Melalui kompetisi dai dan daiyah ini, para pelajar didorong untuk mengasah kemampuan retorika dakwah sekaligus mengembangkan potensi diri agar mampu menyampaikan pesan-pesan keislaman yang menyejukkan serta relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Rano.
Ia menambahkan, kegiatan ini akan diselenggarakan secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda di bidang keagamaan. Tingginya minat pelajar dalam mengikuti kompetisi tersebut juga menjadi alasan penting untuk menjadikannya agenda tahunan.
Rano menjelaskan, dari total 209 pendaftar, sebanyak 97 peserta lolos ke tahap berikutnya hingga akhirnya terpilih 12 grand finalis terbaik.
“Karena itu saya sudah memerintahkan agar kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun. Ini menunjukkan besarnya antusiasme generasi muda Jakarta untuk belajar berdakwah dan berkontribusi menyebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat,” katanya.
Ia berharap ajang tersebut dapat melahirkan dai dan daiyah muda Jakarta yang tidak hanya memiliki kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga memiliki kedalaman ilmu, akhlak yang baik, serta kecintaan terhadap bangsa dan tanah air.
“Dakwah yang baik bukan hanya terdengar di mimbar, tetapi juga tercermin dalam sikap, perilaku, dan kepedulian kepada sesama. Semoga ajang ini melahirkan generasi dai dan daiyah muda yang mampu menebarkan pesan-pesan Islami yang menyejukkan sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat,” tuturnya.
Sebagai informasi, rangkaian seleksi kompetisi ini menghadirkan pengalaman berbeda melalui audisi perdana yang digelar saat kegiatan di kawasan . Pemanfaatan ruang publik tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang pembinaan dan praktik dakwah bagi generasi muda.
Selain itu, ruang publik seperti taman kota dan ruang literasi di Jakarta diharapkan dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menyampaikan pesan moral kepada masyarakat.|Sumber Dinas Kominfotik


