JAKARTA,TERMINALNEWS.ID -| Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, hadir dalam rangkaian acara Jaga Jakarta Penuh Warna yang digelar bersamaan dengan perayaan HUT ke-58 Kadin Jakarta di kawasan Bundaran HI, Minggu (30/11). Acara yang dibuka sejak pagi ini menarik perhatian ribuan warga yang tengah menikmati suasana Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB).
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, mulai dari Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin, hingga jajaran pimpinan Kadin Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI.
Ajakan Perkuat Kebersamaan Jakarta
Dalam sambutannya, Rano Karno menekankan bahwa Jaga Jakarta Penuh Warna bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi ruang pertemuan warga Jakarta dari berbagai latar. Ia menyebut keberagaman yang hadir pada pagi itu sebagai bukti bahwa Jakarta dibangun oleh energi kolektif masyarakatnya.
“Yang kita lihat hari ini adalah wajah Jakarta sesungguhnya ramai, kreatif, dan saling menguatkan,” ujar Rano. Ia menambahkan bahwa antusiasme warga mencerminkan optimisme baru menuju Jakarta sebagai kota global yang inklusif.
Peran Generasi Muda Jadi Sorotan
Rano menyoroti pentingnya kontribusi generasi muda dalam mewarnai arah pembangunan kota. Menurutnya, keberanian, solidaritas, dan kreativitas anak muda menjadi modal penting bagi Jakarta masa depan.
“Kami membuka banyak peluang kolaborasi dan pelatihan melalui kerja sama dengan Kadin. Anak muda harus berada di barisan terdepan dalam perubahan ini,” katanya.
Panggung Kolaborasi di Ruang Publik
Acara di Bundaran HI ini menampilkan berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat secara langsung. Panggung musik dan tari, stan UMKM, kegiatan donor darah, hingga pelatihan keterampilan ekonomi tersaji untuk mendorong kemandirian warga.
Partisipasi dari PMI, Karang Taruna, komunitas kreatif, pelaku UMKM, hingga para musisi jalanan membuat suasana semakin hidup. Rano menilai hal ini sebagai wujud nyata budaya gotong royong Jakarta.
Jakarta Sebagai Rumah Bersama
Menutup acara, Rano mengajak warga menjaga ketertiban dan rasa saling menghargai dalam menggunakan ruang publik.
“Jakarta adalah rumah kita bersama. Selama kita merawat keberagaman dan saling menghormati, kota ini akan menjadi tempat tinggal yang membanggakan,” pungkasnya.|Foto : Istimewa

