BerandaLifestyleRamzi Tegaskan: “Kental Manis...

Ramzi Tegaskan: “Kental Manis Bukan Susu” — Muslimat NU Gencarkan Edukasi Gizi di Cianjur

CIANJUR,TERMINALNEWS.ID — Wakil Bupati Cianjur, Ramzi Geys Thebe atau yang akrab disapa Ramzi, menegaskan pentingnya edukasi gizi yang benar bagi masyarakat. Ia mengingatkan agar orang tua tidak lagi salah kaprah dalam memberikan kental manis kepada anak-anak.

“Lupakan pemahaman bahwa kental manis adalah susu, karena kadar gulanya yang sangat tinggi,” tegas Ramzi saat menghadiri kegiatan Pengukuhan dan Sosialisasi Ibu Asuh Anak Terindikasi Stunting serta Peduli Lingkungan Sehat: Edukasi Gizi dan Peruntukan Kental Manis yang digelar Pimpinan Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Cianjur, Kamis (16/10).

Menurut Ramzi, kebiasaan masyarakat yang menganggap kental manis sebagai pengganti susu harus segera diluruskan. “Kalau terlalu sering diberikan kepada anak, naudzubillah min dzalik, kita khawatir akan berdampak buruk bagi masa depan mereka,” ujarnya.

Baca Juga :   Empal Goreng–Semur Jengkol, Menu Primadona Nasi Uduk Mpok Ita

Ramzi menambahkan, makanan sehat sebenarnya tidak selalu mahal. Ia mendorong masyarakat untuk lebih bijak memilih bahan pangan lokal yang bergizi dan terjangkau.

“Kuncinya ada pada keseimbangan gizi dan pola konsumsi yang tepat. Banyak bahan lokal yang menyehatkan, asal kita tahu cara mengolahnya,” tambahnya.

IMG 20251018 WA0056

Muslimat NU: Ibu Asuh, Garda Terdepan Literasi Gizi Keluarga

Ketua Bidang Kesehatan PP Muslimat NU, Erna Yulia Soefihara, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Muslimat NU untuk memperkuat literasi gizi keluarga dan mendukung upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting.

“Kami ingin masyarakat memahami pentingnya gizi seimbang dan pola makan yang baik. Ini bukan sekadar penyuluhan, tapi gerakan bersama untuk menciptakan perubahan dari rumah,” tutur Erna.

Baca Juga :   Nina Nugroho Tampilkan Koleksi “Calyara: The Power of Grace” di Closing Ceremony Jakarta Muslim Fashion Week 2026

Dalam pelatihan tersebut, para kader Muslimat NU dibekali pengetahuan tentang gizi anak, kesehatan keluarga, dan edukasi bahaya kental manis untuk balita. Mereka juga mengikuti kunjungan lapangan guna berdialog langsung dengan masyarakat dan melihat kondisi gizi balita di wilayah prioritas.

“Kandungan gula pada kental manis sangat tinggi dan tidak cocok untuk balita, apalagi sebagai pengganti susu. Ibu-ibu harus paham bahwa pencegahan stunting dimulai dari asupan yang tepat sejak dini,” jelas Erna.

Kolaborasi untuk Generasi Sehat Cianjur

Kegiatan ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat dalam memperkuat gerakan pencegahan stunting. Melalui program Ibu Asuh Anak Terindikasi Stunting, Muslimat NU berupaya menghadirkan solusi nyata dari tingkat keluarga.

Baca Juga :   Menghapus Stigma Islamofobia dengan Keberkahan Puasa Ramadan

Dengan edukasi yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat Cianjur semakin sadar bahwa pemenuhan gizi seimbang dan lingkungan sehat dimulai dari rumah — demi melahirkan generasi yang lebih kuat dan sehat di masa depan.◾️Foto : Istimewa

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img