BerandaSportSepak BolaPresiden UEFA Aleksander Ceferin...

Presiden UEFA Aleksander Ceferin Ambil Sikap Soal Desakan Larang Israel

NYON, TERMINALNEWS.ID – Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, buka suara terkait desakan agar Israel dilarang tampil di kompetisi internasional di tengah konflik yang terus berkecamuk dengan Palestina.

Sejak perang pecah di Gaza, lebih dari 80 ribu orang dilaporkan tewas, termasuk 17 ribu anak-anak. Situasi ini memunculkan seruan agar Israel diberi sanksi serupa dengan Rusia, yang sejak menginvasi Ukraina pada 2022 langsung dibekukan dari seluruh kompetisi UEFA, baik tim nasional maupun klub. Hingga kini, larangan itu masih berlaku.

Di Italia, protes terhadap keterlibatan Israel dalam sepak bola internasional semakin nyaring.

Asosiasi Pelatih Sepak Bola Italia (AIAC) bahkan mengirim surat terbuka yang mendesak Israel diskors dari seluruh ajang resmi FIFA dan UEFA.

Baca Juga :   Persija Bangkit, Hajar Persebaya Tanpa Balas

Aksi serupa juga terlihat ketika sekitar 50 suporter Italia membelakangi tribun saat lagu kebangsaan Israel, Hatikvah, diputar.

Hal yang sama terjadi dalam laga basket kursi roda antara Inggris melawan Israel, yang kemudian berujung pada protes resmi dari pihak Israel.

pul 24
Presiden UEFA Aleksander Ceferin Ambil Sikap Soal Desakan Larang Israel (alamy)

Meski begitu, klub Israel, Maccabi Tel Aviv, tetap dijadwalkan tampil di Liga Europa musim ini. Mereka akan bersaing dengan Aston Villa, Dinamo Zagreb, Lyon, PAOK, Midtjylland, SC Freiburg, Bologna, hingga VfB Stuttgart di fase liga.

Ceferin: Atlet Tak Bisa Disalahkan

Dalam wawancara terbaru dengan Politico, Ceferin menegaskan dirinya tidak mendukung larangan bagi atlet Israel. Ia beralasan, para pemain tidak bisa dimintai tanggung jawab atas kebijakan politik negaranya.

Baca Juga :   Manchester United Batalkan Transfer Tyrell Malacia ke Besiktas, Diminta Kembali ke Old Trafford

“Pertama-tama, apa yang terjadi pada warga sipil di sana sangat menyakitkan bagi saya secara pribadi,” ujar Ceferin.

“Tapi dari sudut pandang lain, saya tidak setuju melarang atlet. Apa yang bisa dilakukan seorang atlet untuk menghentikan perang? Hampir tidak ada. Rusia sudah dibekukan selama tiga setengah tahun, apakah perang di Ukraina berhenti? Tidak.”

Sebelumnya, dalam wawancara dengan televisi Slovenia pada Agustus, Ceferin menyebut sudah saatnya dunia olahraga berhenti berpura-pura hidup “di planet lain” dan menutup mata dari kenyataan.

Bulan lalu, Ceferin juga menunjukkan sikap simpatinya dengan berdiri bersama dua anak Palestina yang ikut menyerahkan medali pada ajang UEFA Super Cup.

Dalam laga tersebut, terbentang spanduk bertuliskan: “STOP KILLING CHILDREN – STOP KILLING CIVILIANS.”

Baca Juga :   Carabao Cup: Pep Guardiola Keluhkan Lokasi Laga Final di Wembley

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Pendiri Elpala SMA 68 Bertemu Kepala SMAN 68, Siapkan Film Air dan Ekspedisi Dunia

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Pendiri kelompok pencinta alam SMA Negeri 68 Jakarta,...

Pemerintah Perluas Akses Pembiayaan dan Digitalisasi: Gelar Akad Massal KUR 1.000 UMKM Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan

TERMINALNEWS.ID, DENPASAR - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama...

Kemenkop Perkuat Sinergi Kadiskop Selindo Untuk Operasionalisasi KDKMP

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar Rapat koordinasi nasional (Rakornas)...

Pemkot Jakarta Timur Kembalikan Fungsi Trotoar Lewat Operasi Penertiban Serentak

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur kembali menggelar Operasi...

- A word from our sponsors -

spot_img