LIVERPOOL, TERMINALNEWS.ID – Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) dikabarkan siap memberikan hukuman kepada pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, setelah insiden panas dengan seorang suporter Liverpool di Anfield pada Rabu malam (17/9/2025).
Dalam laga yang berakhir dengan kekalahan 2-3 bagi Atletico, Simeone diganjar kartu merah usai melakukan konfrontasi dengan seorang pendukung Liverpool tak lama setelah gol penentu kemenangan dicetak Virgil van Dijk.
Rekaman kamera memperlihatkan Simeone berlari ke sisi kiri lapangan sebelum terlibat keributan dengan suporter. Keamanan stadion dan steward berusaha menahannya, namun pelatih asal Argentina itu masih mencoba melewati mereka. Staf pelatih Atletico pun disebut tidak banyak membantu meredakan situasi.
Simeone Akui Kesalahannya
Dalam konferensi pers pascalaga, Simeone mengakui sikapnya tidak bisa dibenarkan. Namun, ia mengklaim mendapat provokasi berupa “insult dan gestur” dari suporter lawan.
“Saya harap Liverpool bisa memperbaiki hal itu. Jika orang yang melakukan itu bisa diidentifikasi, harus ada konsekuensi,” tegas mantan gelandang Lazio tersebut.

Meski begitu, UEFA tetap akan menjatuhkan hukuman. Berdasarkan Pasal 63 regulasi UEFA, setiap pemain atau ofisial yang mendapat kartu merah otomatis akan menerima larangan satu pertandingan.
Mantan wasit UEFA, Eduardo Iturralde Gomez, bahkan memprediksi Simeone bisa mendapat denda €20.000 (sekitar Rp370 juta) ditambah hukuman tambahan jika mengulangi pelanggaran serupa di musim yang sama.
Suporter Liverpool Balik Menyerang Simeone
Di sisi lain, suporter Liverpool bernama Jonny Poulter, yang menjadi pusat perhatian dalam insiden tersebut, merespons pernyataan Simeone melalui video di media sosial.
Ia menyebut Simeone sebagai “pengecut” karena tidak menjelaskan detail insiden dan justru membuat spekulasi berkembang.
“Saya tidak mengatakan apa-apa selain, ‘Hei, minggir, kami menang’. Itu hal biasa. Tapi sebelumnya, ketika mereka menyamakan kedudukan, Simeone dan asistennya juga melakukan provokasi di depan kami,” ungkap Poulter.
Lebih jauh, Poulter menuduh asisten Simeone sempat meludah ke arahnya setelah rekaman insiden viral.
Hingga berita ini diturunkan, Atletico Madrid belum memberikan komentar resmi terkait tuduhan tersebut.


