BARCEONA, TERMINALNEWS.ID – Legenda Barcelona, Andres Iniesta, telah merasakan banyak malam ikonik di tanah Britania selama kariernya di Liga Champions. Namun, ada satu stadion yang selalu memiliki tempat spesial di hatinya—Celtic Park.
Meski menghabiskan sebagian besar kariernya di Camp Nou yang berkapasitas lebih dari 99.000 penonton, mantan gelandang Timnas Spanyol itu mengaku tidak ada stadion yang mampu menandingi atmosfer yang ia rasakan di markas Celtic.
“Saya telah bermain di banyak stadion besar Eropa bersama Barcelona, tapi tidak ada yang bisa dibandingkan dengan Celtic,” ujar Iniesta seperti dikutip dari Glasgow Live. “Atmosfer yang diciptakan para fans mereka menjadikan malam Eropa sangat spesial.”
Pengakuan Jujur Iniesta: Fans Celtic Paling Berkesan
Iniesta yang tampil dalam empat pertandingan di Celtic Park, mengaku selalu terkesan dengan atmosfer yang diciptakan suporter tuan rumah. Gelandang asal Fuentealbilla itu bahkan menyebut fans Celtic sebagai yang terbaik yang pernah ia dengar sepanjang kariernya.

“Fans Celtic sangat spesial. Klub dan para pemainnya bisa bangga dengan dukungan mereka. Mereka adalah yang terbaik yang pernah saya dengar, dan saya yakin bermain di depan kerumunan seperti itu memberi dorongan besar bagi para pemain.”
Jadi Mimpi Buruk Tim Inggris, Tapi Kagumi Fans Skotlandia
Selama kariernya, Iniesta kerap menjadi momok bagi klub-klub Inggris. Ia mencetak gol penentu ke gawang Chelsea pada semifinal Liga Champions 2009, serta menjadi aktor penting dalam dua kemenangan Barcelona atas Manchester United di final tahun 2009 dan 2011.
Namun, meski sering membuat publik Inggris kecewa, ia tetap memberikan penghormatan tinggi kepada fans Celtic yang disebutnya menciptakan atmosfer paling menggetarkan di Eropa.
Rekan setimnya di Barcelona, Xavi Hernandez, juga pernah melontarkan pujian serupa terhadap Celtic Park, terutama saat kekalahan mengejutkan Barcelona 1-2 dari Celtic pada November 2012.

Saat itu, suasana di stadion menjadi salah satu yang paling menggelegar dalam sejarah klub Skotlandia tersebut.
Data Buktikan Kebisingan Celtic Park Memecah Batas Normal
Bukan hanya pengakuan pemain yang menunjukkan betapa luar biasanya atmosfer di Celtic Park. Berdasarkan laporan Celts Are Here dan Leipziger Volkszeitung, kebisingan di stadion ini pernah mencapai 129 desibel saat Nicolas Kühn mencetak gol penyama kedudukan dalam laga melawan RB Leipzig pada November 2024 setara dengan suara mesin jet, bahkan bisa menyebabkan kerusakan pendengaran jika berlangsung lama.
Sebagai perbandingan, saat Celtic mengalahkan Barcelona pada 2012, tingkat kebisingan di stadion dilaporkan mencapai sekitar 118-120 desibel, menurut survei dari British Geological Survey.
Brendan Rodgers: Tak Ada yang Menandingi Old Firm Derby
Pelatih Celtic, Brendan Rodgers, yang telah dua kali menangani tim, juga menegaskan bahwa atmosfer di Celtic Park, terutama saat Derby Old Firm melawan Rangers, adalah yang terbaik yang pernah ia rasakan.
“Saya pernah merasakan atmosfer Liverpool vs Manchester United dan Derby Merseyside, tapi tidak ada yang seperti Celtic vs Rangers,” ujar Rodgers kepada TBR Football. “Laga Liga Champions juga luar biasa—suara ketika bendera Champions League mulai dikibarkan benar-benar luar biasa.”
Andres Iniesta mungkin telah bermain di stadion-stadion termegah Eropa, tapi baginya, Celtic Park adalah yang paling berkesan.

Pujian dari legenda sekelas Iniesta dan data ilmiah mengenai kebisingan stadion membuktikan bahwa Celtic Park memang salah satu tempat dengan atmosfer paling luar biasa dalam dunia sepak bola Eropa.


